PANDEYAN , DUSUN PEMBERDAYAAN TERPADU KESEHATAN

Minggu pagi tanggal 7 mei 2017 , halaman Monumen perjuangan TNI Aangkatan udara yang berada di dusun Pandeyan ramai dipadati oleh banyak kader kesehatan sedesa Bangunharjo , lintas sector kec Sewon , Tokoh masyarakat desa Bangunharjo , dan Puskesmas Sewon II

Pada pagi hari itu diadakan kegiatan launching beberapa kegiatan pemberdayaan yang telah secara intensif dilakukan oleh Puseksmas Sewon II di wilayah dusun itu  diantaranya :

  1. Deklarasi Kawasan tidak merokok di dalam rumah

Pandeyan khususnya di RT 3 sudah menyatakan bahwa wilayahnya sepakat bahwa tak ada warganya yang merokok di dalam rumah untuk menghormati hak udara sehat bagi orang yang tidak merokok , ibu hamil , bayi balita dan orang yang rentan terhadap bahaya asap rokok . Kegiatan ini ditandai dengan penyerahan sertifikat oleh Bapak Camat Sewon Bp Kwintarto Heru Prabowo , SSos kepada bp Ketua RT 03 Bp Walijo

Diharapkan dengan adanya kesepakatan ini kualitas udara dalam rumah menjadi lebih baik dan Perilaku hidup bersih sehat dari sisi pesan  tidak merokok di dalam rumah dapat lebih meningkat

  1. Pengelolaan sampah padat Rumah Tangga

Sampah menjadi masalah serius di dusun Pandeyan, dengan pendampingan yang intensif dan terus menerus dari petugas sanitarian Puskesmas Sewon II akhirnya terwujudlah kesepakatan untuk mengelola sampah rumah tangga yang ditimbulkan di masing masing rumah , kegiatan awal yang dilakukan adalah dengan memilah nya menjadi 3 bagian utama yaitu samaph organic ( yang kemudian dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk ) , Sampah Residu ( yang harus dibuang di TPA ) , dan sampah daur ulang yang kemudian akan dikelola secara bijaksana untuk kepentingan bersama  dan lebih bermanfaat . Kegiatan pengelolaan ini dinamai SEMENJAK 45

Maksudnya sehat dengan mengelola sampah secara bijak di RT 4,5

  1. Launching Posbindu PTM

Kegiatan yang diawali dengan sosialisasi tentang penyakit tidak menular yang dimotori oleh petugas PTM sri Tri Murwaningsih akhirnya berhasil mewujudkan lahirnya sebuah Posbindu PTM yang digerakkan oleh pada pemuda Karang taruna sebagai kadernya . Posbindu yang mereka beri nama BARASTA  mulai aktif berjalan sejak Mei 2017 . Semoga keberdaannya bisa mendeteksi lebih awal dan mencegah kejadian penyakit tidak menular lewat kegiatan screening dan promosi hidup sehat

  1. Launching Taman Buah dan sayur

Dibawah koordinasi dan pendampingan dari petugas gizi Puskesmas Sewon II Any Suryani , maka muncullah kegiatan untuk menanan buah sayur di lahan milik pemerintah desa yang ada di Pandeyan , hasil Taman ini digunakan untuk menambah kesejahteraan balita di posyandu . Ada banyak macam buah dan sayur yang ditanam . Taman ini mereka beri nama TAMAN SABU ORGANIK

  1. Launching Taman Tanaman obat

Bersebelahan dengan Taman Sabu Organik masyarakat Pandeyan juga melakukan kegiatan penananaman tanaman obat untuk keluarga , back to nature berobat dengan obat tradisional di kebun TAMBATAN untuk pertolongan pertama

  1. Pendampingan bagi keluarga orang dengan  gangguan jiwa

Ada beberapa keluarga di dusun Pandeyan yang memiliki anggota keluarga ODGJ ( orang dengan gangguan jiwa ) . Untuk memastikan bahwa ODGJ tidak dipasung , minum obat secara teratur , hidup lebih terarah maka petugas kesehatan jiwa Puskesmas sewon II Kastuti melakukan kegiatan dan pelatihan bagi keluarga , kader , dan masyarakat sekitar penderita untuk peduli kepada ODGJ . Denag kegiatan EMPING KANJI  ( Pendampingan keluarga gangguan jiwa ) diharapkan ODGJ tidak terkucil dan dianggap mengganggu masyarakat

  1. Pemeliharaan kesehatan mandiri oleh para pekerja informal

Beberapa warga Pandeyan mempunyai usaha yang melibatkan beberapa karyawan , didampingi oleh petugas UKK Puskesmas Sewon II Emy Widiati , mereka dilatih beberapa kegiatan agar pada pekerja tetap bisa sehat melakukan kegiatan pekerjaannya  dan tetap BARASKAR  ( Bagas Waras iso Makarya )  

  1. Gerakan santun dan peduli usila

Kader Usila di dusun Pandeyan punya jadwal yang terencana untuk mengunjungi para usila di wilayahnya , memperdulikan atau sekedar menanya kabar , dan mengingatkan untuk rajin mengikuti kegiatan di Posyandu usila yang sudah ada . Kegiatan SURUH SIMBAH  ( Sowan ngaruhke simbah ) ini diharapkan bisa menjadi sarana yang bagus untuk generasi muda lebih menyayangi dan menghgormati orang tua

  1. Launching Ambulan dusun

Diawali dari kesediaan Takmir Masjid An Nuur untuk mengikhlaskan kendaraannya dipakai  untuk kepentingan kesehatan seperti merujuk orang sakit , melayat , mengangkut jenazah , dan yang lebih khusus  untuk  mengantar bumil , dengan ditempeli siker RODA BERPUTAR UNTUK KESELAMATAN UMAT agar lebih terlihat sebagai ambulan dusun.

Daftar acara pada launching dusun pemberdayaan terpadu tersebut adalah:

  1. Pembukaan
  2. Sambutan Kepala Desa Bangunharjo
  3. Sambutan Kepala Kecamatan Sewon
  4. Launching Dusun Pemberdayaan Terpadu
  5. Launching ambulan dusun
  6. Game and fun

(Sobri)

Senam Sehat

Keceriaan saat Game

Penempelan Sticker Ambulan Dusun

Launching Program Dusun Pemberdayaan Terpadu

Pemberian Sticker Ambulan Dusun

Waqaf Ambulan Dusun

DUCA SERA (BERAWAL DARI SEHAT AGAR SEJAHTERA)

 

Minggu pagi  tanggal 23 April 2017 Dusun Cabeyan salah satu dusun di wilayah Desa Panngungharjo tampak ramai dengan berbagai kegiatan dalam rangka lounching beberapa kegiatan kaitan dengan kesehatan .

Kegiatan yang merupakan kerjasama manis antara Puskesmas Sewon II dan PKK Desa Panggungharjo , didukung penuh oleh pemerintah Desa Panggungharjo serta melibatkan RBG Rumah zakat tersebut merupakan wujud peran serta masyarakat dalam upaya pembangunan kesehatan menuju masyarakat sehat dan sejahtera .Dihadiri oleh Bapak dan Ibu Bupati Bantul , Bapak dan Ibu Camat Sewon serta Muspika dan kepala instansi, Bapak dan Ibu Lurah Desa Panggungharjo , Perwakilan dinas Kesehatan Bantul ,dan semua unsure masyarakat Cabeyan mulai dari anak anak sampai orang tua .

Kegiatan tersebut diberi nama DUCASERA ( Dusun Cabeyan Sehat Sejahtera ) dengan berbagai agenda kegiatan diantaranya :

  1. Jalan Sehat keliling dusun
  2. Penandatanganan komitmen dan deklarasi tidak merokok di dalam rumah
  3. Penandatanganan komitmen dan deklarasi pengelolaan sampah rumah tangga
  4. Penanaman buah dan sayur di kebun dan pekarangan rumah
  5. Lounching pelaksanaan Posbindu

Dengan peran serta masyarakat , keterlibatan tokoh masyarakat maka cita cita pembangunan kesehatan bisa lebih cepat terwujud . (Sobri)

Penandatangan Deklarasi Tidak Merokok oleh Bupati Bantul

Penyerahan Papan Posbindu

Sambutan istri Bupati Bantul

DUSUN UNGGULAN KESEHATAN LINGKUNGAN

Kesibukan kecil terlihat sejak pagi hari itu Selasa tanggal 18 April 2017 di rumah Bp Dukuh Sorowajan . Pagi itu Sorowajan yang bersih dan sehat akan menerima tamu Tim penilai calon Tenaga Kesehatan teladan tingkat DIT th 2017 . Sorowajan terpilih mendampingi Sanitarian Puskesmas Sewon II , Nunuk Endang Pujiati, AMKL karena telah terwujud sebagai kawasan yang telah melaksanakan deklarasi Dusun STBM  ( Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ) dengan pelaksanaan 5 pilar yang sudah baik ,karena proses pendampingan panjang yang dilakukan oleh sanitarian bersama tokoh masyarakat dan lintas sector .

5 pilar tersebut meliputi :

  1. Semua warga sudah Stop Buang air besar sembarangan
  2. Perilaku cuci tangan pakai sabun sudah membudaya
  3. Pengolalaan air minum dan makanan rumah tangga yang baik
  4. Pengelolaan sampah rumah tangga yang baik
  5. Pengelolaan limbah cair rumah tangga yang baik

Selain itu ada beberapa inovasi yang dikembangkan disana oleh Nunuk Endang Pujiati diantaranya

  1. Ada deklarasi dan komitmen untuk upaya membatasi pemakaian plastic ,gerakan ini dinamai dengan BATIK GO GREEN
  2. Pengembangan kearifan local dengan memanfaatkan daun sirih untuk mencuci tangan
  3. Gerakan bersama menanam sereh untuk upaya menjauhkan nyamuk dari lingkungan
  4. Menampung semua limbah bekas minyak goreng untuk kemudian dikelola di Bank Tigor milik BUMDes Panggungharjo Lestari
  5. Mengelola dengan bijak sampah rumah tangga bekerja sama dengan BUM Des dan hasilnya untuk kepentingan masyarakat sekitar dengan lebih baik ( Bank dan sedekah Sampah )
  6. Melatih dan menggerakkan anak anak usia SD untuk ikut peduli dan memantau jentik dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit demam berdarah ,namanya ADINDA ( Anak anak peduli Demam berdarah )

Dalam kesempatan tersebut hadir para tokoh masyarakat dan lintas sector yang selama ini telah bekerja bersama dan akan tetap bersama mewujudkan Panggungharjo STBM tahun 2019 diantaranya ; Camat Sewon , Muspika Sewon , Kepala instansi ke kec Sewon ,Lurah Desa Panggungharjo , Lurah Desa Bangunharjo , PKK Kec Sewon , PKK Desa Panggungharjo dan Bangunharjo ,RBG Rumah Zakat , Direktur Bank Sampah , Direktur Akbid Yo , Kader STBM se Desa Panggungharjo dan tentunya yang selama ini telah selalu bekerja keras bersama Nunuk Endang Pujiati mewujudkan Sorowajan STBM yaitu Kepala Dusun , Kader Kesehatan , Pak RT , dan semua tokoh masyarakat Sorowajan .

Deklarasi Batik Go Green

Deklarasi STBM

Tas Sampah Pilah

Tas Batik Go Green

Jelantah