Tahukah Anda Imunisasi MR : Measles Rubella?

Apakah Vaksin ini Halal?

Seperti dilansir di berita Kompas, bahwa Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta, drg Pembayun Setyaningastutie, M.Kes telah mengkonfirmasi bahwa vaksin ini dijamin Halal. Dalam kegiatan sosialisasi ini, bahkan Dinkes DIY telah bekerja sama dengan perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY untuk menggandeng dan berdialog dengan beberapa sekolah yang menolak pemberian vaksin ini. ( http://regional.kompas.com/read/2017/07/28/13490721/dinas-kesehatan-diy-jamin-vaksin-imunisasi-mr-halal )

SOSIALISASI DAN KAMPANYE IMUNISASI MEASLES RUBELLA

SEWON. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Imunisasi Salah satu pertimbangan diperbaharuinya Permenkes dinyatakan  bahwa Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 42 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Imunisasi perlu disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan hukum. Berdasarkan kebutuhan tersebut, mulai tahun 2017 akan diadakan kampanye fase pertama 3 vaksin baru untuk melengkapi pemberian imunisasi vaksin dasar lengkap yang meliputi: Measles dan Rubela (MR), Japanese Encephalitis (JE) dan Pnemokukus. Hal ini ditegaskan Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Nila Moeloek, Sp.M (K) pada Rapat Kerja Menkes dengan Komisi IX DPR RI di Ruang Rapat Komisi IX DPR RI, Jakarta, Senin (30 Januri 2017).

Menurut Menkes, imunisasi MR diberikan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit kelainan bawaan seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan jantung dan retardasi mental yang disebabkan adanya infeksi rubella pada saat kehamilan.

Dalam rangka menindaklanjuti peraturan dan kebijakan pemerintah tersebut, Puskesmas Sewon II bergegas untuk segera melaksanakan Kampanye dan Sosialisasi Imunisasi MR dengan melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak di wilayah kerja Puskesmas Sewon II sebanyak 27 TK. Berdasarkan rapat koordinasi tersebut, diperoleh kesepakatan untuk melakukan sosialisasi langsung kepada wali murid yang terbagi menjadi 4 hari, sebagai berikut:

  1. Tanggal 6 Juli 2017 bertempat di Rumah Belajar Modern yang dihadiri oleh 160 wali murid.
  2. Tanggal 27 Juli 2017 bertempat di Aula SKB yang dihadiri oleh 180 wali murid.
  3. Tanggal 28 Juli 2017 bertempat di Balai Desa Panggungharjo yang pada hari tersebut diadakan untuk dua kali pertemuan dengan alokasi masing-masing pertemuan dihadiri oleh sekitar 500 wali murid.
  4. Tanggal 29 Juli di masjid SD Sinar Putih yang dihadiri oleh sekitar 310 wali murid.

Sehingga dalam 4 hari tersebut, Petugas Puskesmas Sewon II yang dikomando oleh Bidan Puskesmas dan Dokter telah melakukan sosialisasi pada 1650 orang wali murid.

Pelaksanaan kampanye vaksin MR akan menyasar anak usia 9 bulan <15 tahun dan kemudian diikuti dengan pengenalan (introduksi) imunisasi Rubella kedalam program imunisasi nasional memakai vaksin MR menggantikan vaksin campak yang selama ini dipakai. Introduksi vaksin MR ini diberikan pada anak umur 9 bulan, 18 bulan dan kelas 1 SD/sederajat. Sedangkan Sasaran Vaksin MR ini adalah mulai bayi umur 9 bulan, hingga remaja berusia 15 tahun. Secara Nasional, pelaksanaan kegiatan ini dibagi dalam 2 fase yaitu fase 1 dilaksanakan tahun 2017 di semua Provinsi di Pulau Jawa. Fase 2 dilaksanakan di seluruh provinsi di luar pulau Jawa. Selanjutnya, vaksin ini akan menjadi bagian dari vaksin wajib dalam Program Imunisasi Dasar Lengkap.

(Hany-Sob)

Pelaksanaan Sosialisasi MR dengan Wali Murid

Pelaksanaan Sosialisasi MR dengan Wali Murid

Pelaksanaan Sosialisasi MR dengan Wali Murid

Pelaksanaan Sosialisasi MR dengan Wali Murid

Spanduk Imunisasi MR di Balai Desa Panggungharjo

Pelaksanaan Sosialisasi MR dengan Wali Murid

Pelaksanaan Sosialisasi MR dengan Wali Murid

Pelaksanaan Sosialisasi MR dengan Wali Murid saat penyampaian materi oleh dr. Rini

Pelaksanaan Sosialisasi MR dengan Wali Murid

Pelaksanaan Sosialisasi MR dengan Wali Murid