AKREDITASI PUSKESMAS SEWON II, MENUJU PESONA YANG LEBIH BAIK

Sewon, (17/9). Puskesmas Sewon II telah melewati tahap kunjungan/ observasi langsung dari tahap akreditasi Puskesmas oleh tim surveior dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Tahap ini adalah tahap yang paling ditunggu dan biasanya dirasa sebagai tahap yang paling menegangkan dan sulit, karena tim surveior akan melakukan verifikasi dan klarifikasi sesuai borang dan elemen penilaian dari panduan Akreditasi Puskesmas tahun 2016. Tahap lain yang meliputi persiapan dokumen (SK, surat tugas, SOP dan KAK) yang semuanya terpusat di kelompok kerja (pokja) administrasi manajemen (admen), pelaksanaan kegiatan pelayanan klinis di bagian pokja Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan pelaksanaan pelayanan di masyarakat di bagian pokja Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) yang masing-masing melaksanakan tugas dan fungsi, diverifikasi atau dilihat kebenaran dokumen dengan pelaksanaan.

Tim surveior terdiri dari tiga orang pilihan yang ditugaskan oleh Kemenkes, yaitu; Rohani S.ST. M.Kes (surveior UKM sekaligus ketua tim survei), drg. Hedi Yuliza,M.Kes (surveior Admen) dan Dr.dr. Jacob Manuputty, MPH (surveior UKP). Pelaksanaan survei akreditasi ini berlangsung selama tiga hari, sejak hari Kamis, tanggal 14 sampai dengan hari Sabtu tanggal 16 September 2017. Dalam sambutan pembukaan, disampaikan oleh ketua tim surveior bahwa Puskesmas Sewon II merupakan Puskesmas atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ke-1.507 yang dinilai di Indonesia. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Dra Ninik Istitarini. Apt.MPH menyampaikan dalam sambutannya bahwa akreditasi Puskesmas ini didukung penuh oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul dan merupakan kewajiban bagi semua Puskesmas sehingga menghasilkan pelayanan yang terstandar terutama di Kabupaten Bantul.

Kepala Puskesmas Sewon II, Hadi Pranoto SKM. MPH juga menyatakan kesanggupan dan keberanian untuk dilakukan akreditasi, sebagai wujud kepatuhan terhadap Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014, bahwa setiap Puskesmas wajib diakreditasi secara berkala paling sedikit tiga tahun sekali dan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 46 Tahun 2015 tentang Akreditasi Puskesmas. Hal ini juga berkaitan dengan salah satu persyaratan kredensial sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS harus terakreditasi. Berdasarkan hal tersebut, memang semua Puskesmas harus lebih menata pelayanan yang terstandar sehingga tujuan akreditasi dapat tercapai.

Dalam mempersiapkan proses akreditasi, Puskesmas Sewon II telah membentuk tim sesuai kebutuhan dan sesuai dengan sumber daya manusia yang ada. Tim Mutu Puskesmas Sewon II diketuai oleh dr. Rini Pantja Setijani, Pokja Admen diketuai oleh drg. Tri Yuniastuti T.U.,M.Kes, Pokja UKM diketuai oleh Nunuk Endang Pujiati, AMKL, dan Pokja UKP diketuai oleh dr. Aliatul Muafiah. Ketua tim inilah yang mengoordinir petugas lain anggota tim dalam melaksanakan tugas sesuai dengan ketugasan dalam persiapan akreditasi. Dengan mengusung visi “Menjadi Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat yang Bermutu, Merata dan Terpercaya” dan dengan Motto PESONA, yang merupakang singkatan dari Profesional, Empati, Santun, Objektif, Normatif dan Amanah, diharapkan visi tersebut dapat tercapai. Harapan agar Motto PESONA juga dapat selalu menjadi refleksi dari semua karyawan Puskesmas Sewon II. (Sobri)

Categories: Uncategorized

4 Comments

atri martono · September 23, 2017 at 14:01

TOP BGT untuk Puskesmas Sewon 2 ..
maju terus demi semua yang membutuhkan menuju masyarakat sehat .selamat …selamat dan selamat

    sewon2 · September 28, 2017 at 08:50

    Aamiin.. terimakasih do’anya.. semoga Puskesmas menjadi garda depan pelaksana Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Aldo Vocu · October 1, 2017 at 01:34

Luar biasa gan…….

    sewon2 · October 2, 2017 at 10:18

    Alhamdulillah.. semoga menjadi bahan evaluasi bagi Puskesmas Sewon II juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *