Pemberdayaan Remaja Wujud Pengabdian Masyarakat Stikes Akbidyo untuk Sewon

Pemberdayaan Remaja Wujud Pengabdian Masyarakat Stikes Akbidyo untuk Sewon.

Sewon (19/10). Pemberdayaan masyarakat adalah wujud dari Pengabdian Masyarakat yang merupakan salah satu dari tiga bagian Tri Dharma Perguruan Tinggi, selain Pendidikan dan Penelitian. Dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat tentunya perlu peran dan kerjasama lintas sektor yang baik. Dalam kesempatan ini, penulis akan menyampaikan kegiatan Pemberdayaan Remaja di Desa Panggungharjo bertepatan dengan program PKL Stikes Akbidyo. Acara yang dilaksanakan pada hari Selasa, 17 Oktober 2017 (17/10) dicanangkan sebagai rangkaian dari PKL selama 4 minggu di 7 dusun di Desa Panggungharjo ini bertempat di Joglo Pak Ridwan Hasyim.

Acara ini dibuka oleh rekan mahasiswa Akbidyo dan dihadiri oleh perwakilan dari karangtaruna yang telah mendapat pelatihan tentang kesehatan reproduksi, perwakilan KUA Kecamatan Sewon dan 3 petugas Puskesmas Sewon II; Syamsih Haryani, Amd.Keb. (bidan), Izzuddien Sobri, S.Tr.Gz (Promkes), dan M. Zafran Zuliar, AMd.Kep (Perawat). Dalam kegiatan ini, ada 3 pemateri utama yang merupakan dosen Stikes Akbidyo untuk menyampaikan materi tentang kesehatan reproduksi remaja. Materi pertama disampaikan oleh ibu Nining tentang 4 hal utama; pentingnya kesehatan reproduksi, kehamilan pada remaja, perilaku menyimpang seksual remaja dan kondisi kesehatan reproduksi remaja.

Materi kedua disampaikan oleh ibu Andin tentang 2 hal utama; masalah reproduksi dan penyakit menular seksual. Pada materi ini dijelaskan dengan detail tentang beragam akibat dan dampak negative dari perilaku menyimpang seksual, baik remaja dan dewasa. Terlebih pada remaja, karena secara fisiologis, kematangan organ reproduksi belum optimal.

Materi ketiga disampaikan oleh ibu Fitriani Mediastuti tentang SMART REMAJA. Ibu Fitriani adalah kandidat peraih gelar doctor yang mengembangkan program SMART REMAJA untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang seksual pada remaja. Hasil penelitian beliau didapat beberapa cara untuk mencegahnya, yaitu;

  1. mengenal harga diri,
  2. membuat pilihan hidup sehat,
  3. menjalin hubungan yang baik,
  4. pilihan dalam bersikap,
  5. perencanaan masa depan

Acara dilanjutkan dengan serah terima PIC-R kepada pihak Puskesmas Sewon II yang dalam hal ini disampaikan oleh Syamsih Haryani, Amd.Keb. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan bahwa Puskesmas Sewon II siap untuk melanjutkan pembinaan PIC R tersebut dan akan memfokuskan pada 1 PIC R terpilih yang paling berpotensi untuk dikembangkan sebagai replikasi dari Forum Remaja Sehat (FRESH) yang berkiblat pada FRESH pertama di Karangtaruna Dusun Ngireng-Ireng. Selanjutnya, acara ditutup dan diakhiri dengan pertunjukan kesenian yang dibawakan langsung oleh perwakilan karang taruna dari masing-masing dusun. (Sobri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *