HUBUNGAN SANITASI DEPOT AIR MINUM DENGAN KUALITAS AIR MINUM YANG DIHASILKAN

Bantul, Kesehatan Lingkungan – Jumat (31/3) Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Sewon II mengadakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan Depot Air Minum (DAM) yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sewon II. Inspeksi DAM dilakukan oleh Nunuk Endang Pujiati, AMKL pada tahun 2016 sebanyak 20 DAM. Inspeksi DAM ditindak lanjuti dengan pemeriksaan kualitas air minum dari DAM. Menurut Permenkes Nomor 13 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lingkungan kegiatan yang salah satunya dilakukan dalam bentuk inspeksi. Selain itu air minum juga harus memenuhi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010, dimana air minum harus memenuhi persyaratan tingkat kontaminasi nol/100 ml sampel untuk keberadaan bakteri E.coli. selain itu persyaratan air minum dalam kemasan diatur sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) nomor SNI-01-3553-2006 dimana air minum selain harus memenuhi  persyaratan mikrobiogis yaitu bebas dari bakteri patogen. Hiegine sanitasi adalah upaya kesehatan untuk mengurangi atau menghilangkan faktor – faktor yang menyebabkan terjadinya pencemaran terhadap air minum dan sarana yang digunakan untuk proses pengolahan, penyimpanan dan pembagian air minum.

Hasil dari inspeksi kesehatan lingkungan DAM dengan kualitas air parameter mikrobiologi di 20 DAM yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas Sewon II adalah

    Kualitas Parameter Mikrobiologi
Memenuhi Syarat Tidak Memenuhi Syarat
Hasil IS Memenuhi Syarat 15 2
Tidak Memenuhi Syarat 1 2

 

Dapat diketahui dari table di atas hasil inspeksi yang tidak memenuhi syarat dan kualitas parameter mikrobiologi tidak memenuhi syarat sebanyak 2 damiu. Berdasarkan hasil pemeriksaan kualitas air direkomendasikan untuk melakukan upaya perbaikan kualitas yang meliputi hygiene sanitasi peralatan, personil dan lingkungan sekitar tempat produksi, pembersihan dan sterilisasi gallon, lamanya pemberian sinar UV, waktu (lamanya) pencucian galon. Selain itu pengelola sebaiknya menggunakan air sumber dari mata air supaya beban filter instalasi tidak berat. Kondisi hygiene karyawan DAM masih perlu perhatian yaitu kebiasaan tidak mencuci tangan sebelum melaksanakan pekerjaan, tidak memeriksakan kesehatannya secara rutin setiap 6 bulan sekali dan tidak memakai pakaian khusus kerja. Kondisi sanitasi bangunan dan alat pengolahan pengeolahan DAM secara umum baik, namun yang perlu diperhatikan adalah keberadaan fasilitas sanitasi seperti tempat cuci tangan berikut perlengkapannya, dimana seluruh DAM tidak menyediakan.

Upaya yang dapat dilakukan oleh masyarakat/ pembeli air DAM

  1. harus memperhatikan hasil pemeriksaan sampel air minum yang biasanya di tempel di dinding atau di kaca instalasi pengisian.
  2. Apabila hasil pemeriksaan sampel sudah melewati masa berlaku, maka dimohon konsumen untuk mengingatkan kepada pengelola DAM memeriksakan kualitas air kembali ke Laboratorium Dinas Kesehatan Bantul lewat petugas puskesmas.

UPAYA WUJUDKAN CABEYAN SEBAGAI KAWASAN SEHAT BEBAS ASAP ROKOK

Dusun Cabeyan , salah satu dusun di wilayah Desa Panggungharjo , dusun yang disiapkan untuk contoh dusun sehat tahun 2017 , menjadi salah satu dusun intervensi untuk mengenalkan bahaya merokok .

Kegiatan yang dipromotori oleh Petugas promkes puskesmas Sewon II Agus Ruhari , SKM dan menghadirkan Kasie Promkes Dinkes Bantul dan konselor berhenti merokok Puskesmas Nunuk Endang Pujiati , AMKL ini dilakukan terutama kepada tokoh masyarakat di wilayah Dusun Cabeyan .

Materi yang disampaikan diantaranya

  1. Kebijakan tentang rokok mulai dari UU, Peraturan Gubernur dan peraturan Bupati Bantul
  2. Bahaya merokok bagi perokok dan perokok pasif

Kesepakatan yang dihasilkan :

Kesepakatan untuk melakukan deklarasi dan komitmen bersama untuk menghoramti hak sehat bagi semua orang dengan cara tidak merokok di dalam rumah , kegiatan deklarasi direncanakan akan dilakukan tgl 23 April 2017 .

Kami tak membatasi hak merokok anda , tapi tolong hargai hak kami atas udara sehat tanpa asap rokok

KENALKAN MAKANAN SEHAT SEJAK DINI

Tak ada anak anak yang tak suka jajan . Hal yang wajar ini kemudian ditangkap oleh Sanitarian Puskesmas Sewon II sebagai suatu hal yang harus diwaspadai , karena makanan adalah salah satu factor terpenting kesehatan anak .

Mendengarkan penyuluhan pasti menjadikan hal yang sangat tidak menarik bagi anak anak . Untuk itu dalam upaya mengenalkan makanan yang sehat , tanda makanan berbahaya , akibat buruk yang timbul karena mengkonsumsi makanan yang tidak baik dilakukan dengan cara bermain dan belajar . Dengan menggunakan media permainan ular tangga ,anak anak diajak untuk lebih selektif memilih makanan .

Kegiatan ini dilakukan oleh sanitarian Nunuk Endang Pujiati bekerja sama dengan RBG Rumah Zakat dan Karima , anak anak suka karena diajak bermain dan yang lebih penting adalah bahwa pesan kesehatan tentang makanan sampai ke anak . Didukung dari dana BOK tahun 2016 kegiatan Implementasi Hygiene Sanitasi Pangan untuk anak sekolah ini bias terlaksana di semua SD ( 17 SD ) di wilayah Puskesmas Sewon II

Boleh jajan tapi harus jadi konsumen yang cerdik , perhatikan :

  1. Komposisi makanan
  2. Ijin makanan minuman
  3. Tanggal kadaluwarsa
  4. Kemasan makanan

REFRESHING KADER JUMANTIK RT UNTUK REVITALISASI FUNGSI DAN PERAN JUMANTIK RT

Image

Data penderita Demam Berdarah di wilayah Puskesmas Sewon II yang tak kunjung turun dan malah cenderung meningkat tajam di tahun 2016 , memaksa upaya ekstra untuk pencegahan dan pengendalian . Telah banyak usaha yang dilakukan pada tahun 2016 dan ternyata belumj memberikan hasil yang signifikan .Kegiatan monitoring PSN sebulan sekali bersama tim Pokjanal DBD tingkat Kecamatan , Langkah cepat Penyelidikan epidemiologi , Pemberdayaan masyarakat di wilayah yang terjadi KLB , Memaksimalkan kerjasama lintas sector ,dan Fogging focus sudah dilakukan . Tapi tampaknya kegiatan tersebut belum mampu mendongkrak angka bebas jentik apalagi menurunkan kasus DBD .

Untuk mengawali kegiatan pencegahan dan penanggulangan DBD di wilayah Puskesmas Sewon II di tahun 2017 beberapa alternative kegiatan sudah disusun dan direncanakan oleh petugas P2DBD Nunuk Endang Pujiati yang tentu saja melibatkan lintas program , lintas sector , Desa , dan PKK  serta lembaga swadaya masyarakat yang ada .

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan pelatihan ulang kader Jumantik RT yang ada di 31 dusun di wilayah Puskesmas Sewon II , dengan berkeliling dan bertemu langsung dengan para jumantik RT .

Kegiatan yang dilakukan Nunuk Endang Pujiati didampingi Pak Sunarno , Sag ( untuk desa Panggungharjo ) dan Ibu Widi Sukarsih ( Desa Bangunharjo ) meliputi :

  1. Evaluasi kegiatan jumantik selama melakukan kegiatan pemantauan
  2. Penyegaran kembali pengetahuan dan ketrampilan tentang DBD
  3. Menyusun kesepakatan bersama untuk kembali rutin melakukan pemantauan jentik di masing masing RT

Dari hasil kegiatan ini diharapkan kegiatan pemantauan dapat kembali berjalan rutin di masing masing RT , ketepatan laporan dan pelaksanaan pemantauan menjadi salah satu hal yang dinilai dalam pemberian reward DB4MK yang dananya sudah disiapkan oleh Pemerintah Desa Panggungharjo dan Bangunharjo .

DBD bisa kita cegah , jangan membuat lingkungan menjadi istana yang menyenangkan bagi nyamuk , jangan menjadikan jentik sebagai piaraan .

DEKLARASI DUSUN STBM DAN DEKLARASI MEMBATASI PEMAKAIAN PLASTIK DI WILAYAH SOROWAJAN PANGGUNGHARJO SEWON BANTUL

Pembangunan kesehatan yang mengedepankan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan akan berdampak sangat baik terhadap keberlangsungan program . Program sanitasi total berbasis masyarakat ( STBM ) yang berporos pada kegiatan pemberdayaan masyarakat , meniadakan subsidi , mengoptimalkan peran lintas sector dan lembaga lain , membuat program ini diharapkan bias berjalan berkelanjutan dan berkesinambungan .

Kegiatan STBM yang berorientasi pada akses sanitasi dan perilaku masyarakat agar hidup sehat  terdiri dari 5 pilar utama yaitu :

  1. Stop buang air besar sembarangan ( Stop BABS )
  2. Cuci tangan pakai sabun ( CTPS )
  3. Pengolahan air minum dan makanan rumah tangga
  4. Pengolahan limbah cair rumah tangga
  5. Pengolahan limbah padat ( Sampah ) rumah tangga

Di dusun Sorowajan Desa Panggungharjo kegiatan untuk melaksanakan 5 pilar STBM telah dimulai sejak tahun 2013. Kegiatan pertama dilakukan oleh Puskesmas Sewon II yang dipelopori oleh Sanitarian Puskesmas Sewon II melakukan kegiatan pemicuan kepada masyarakat untuk stop buang air besar sembarangan . Kegiatan pendampingan dan pemantauan terus dilaksanakan , akhirnya pada tahun 2014 mereka menyatakan Stop BABS dan setelah diverifikasi deklarasi pun dilaksanakan untuk pilar pertama.

Kegiatan pemicuan berlanjut ke pilar lain yang dilakukan oleh sanitarian Puskesmas Sewon II , sedikit demi sedikit pilar lain tertata dan pada th 2016 setelah diverifikasi Sorowajan pun siap deklarasi 5 pilar STBM .

Melihat potensi besarnya peran serta masyarakat di Sorowajan lalu sanitarian pun mencoba  untuk mengenalkan progam Indonesia Bebas Plastik th 2020 , program pun bersambut mereka pun antusias mendukung program pemerintah untuk mencoba membatasi penggunaan plastic dalam kegidupan sehari hari . Gerakan ini dinamai BATIK GO GREEN ( Membatasi plastic untuk menyelamatkan bumi ).

Selain itu ,di Sorowajan banyak juga ditemukan tanaman sirih yang ditanam oleh masyarakat , oleh sanitarian Puskesmas Sewon II hal ini kemudian ditangkap untuk dikembangkan menjadi bahan cuci tangan menggantikan sabun , beberapa lembar sirih direbus dan dijadikan cairan pencuci tangan . Selain memaksimalkan potensi yang ada , hal ini juga sebagai bentuk inovasi yang mungkin bermakna dan perlu dikembangkan di masa mendatang , untuk membuktikan efektifitas dan daya bunuh cairan daun sirih terhadap kuman di tangan . untuk itu sanitarian puskesmas Sewon II sudah mencoba membuka kerjasama dengan Poltekes kemenkes jurusan Kesehatan Lingkungan untuk meneliti hal tersebut .

Kegiatan deklarasi melaksanakan 5 Pilar STBM  dan deklarasi Batik Go green dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 19 Maret 2016 jam 06.00 sampai 10.30 WIB di halaman rumah Dukuh Sorowajan Desa Panggungharjo Sewon. Kegiatan ini antara lain:

  1. Jalan sehat bersama semua warga
  2. Penandatanganan komitmen melaksanakan 5 Pilar STBM dan deklarasi Batik Go Green oleh semua warga
  3. Cuci tangan pakai sabun sirih bersama
  4. Pernyataan deklarasi 5 Pilar STBM yang dipimpin oleh Kadus Sorowajan dan  Deklarasi Batik Go green oleh Ketua Kader Sehat Sorowajan
  5. Penandatanganan deklarasi oleh perwakilan warga dan diketahui oleh pejabat pejabat terkait ( Camat sewon , Kades Panggungharjo , Kadinkes Bantul , Ketua HAKLI DIY , Direktur Bank Sampah , RBG Rumah Zakat )
  6. Pembagian door prize

 

PASEBAN: STRATEGI MENUJU PANGGUNGHARJO BEBAS DBD

Siaaappppp…… serentak menggema suara seratusan anak anak sekolah SD di wilayah desa Panggungharjo saat ditanya kesiapan mereka untuk menjadi Pasukan Sekolah Berantas Nyamuk ( PASEBAN )

Mereka memang sudah dibekali dengan berbagai pengetahuan tentang cara melakukan pemantauan jentik nyamuk Demam Berdarah dan cara memberantas nya oleh mahasiswa Poltekes Keperawatan yang sedang melakukan Praktek Kerja Lapangan di Desa Panggungharjo .

DSC00677
Kegiatan yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Desa Panggungharjo, Poltekes Keperawatan Kemenkes , Kec Sewon ,dan Puskesmas Sewon II menyatukan komitmen untuk berusaha menaikkan angka bebas jentik dan menekan angka penderita penyakit Demam berdarah .

Kegiatan nyata untuk mewujudkan hal tersebut salah satunya adalah dengan menggandeng anak anak SD yang ada di wilayah desa Panggungharjo untuk menjadi juru pemantau jentik ( Jumantik ),mereka disiapkan dan dibekali untuk menjadi PASEBAN ( Pasukan Sekolah Berantas Nyamuk )

DSC00745Pelantikan Paseban sendiri dilakukan oleh Bupati Bnatul yang dalam hal ini diwakili oleh Asek II Sekda Bantul Bp. Sunarto,SH,Mhum ,disaksikan oleh Camat Sewon , Direktur Poltekes Kemenkes ,Dinas Kesehatan Bantul ,dan Pejabat Lintas Sektor di kecamatan Sewon .

DSC00737Pelantikan ini ditandai dengan penyerahan sertifikat sebagai anggota Paseban , penyematan PIN Paseban , dan senter serta blangko PJB
Selamat berjuang para PASEBAN , semangat semoga cita cita kita terwujud dengan bantuan dan kegigihanmu tak kenal lelah melaksanakan Pemantauan Jentik Berkala

DSC00726

MERAYAKAN HARI KESEHATAN SEDUNIA TH 2015

IMG_20150412_071153

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia tahun 2015 , Puskesmas Sewon II menyelenggarakan kegiatan jalan sehat bersama kader kesehatan dan PKK desa .Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antara kader, desa ,dan Puskesmas . Terselenggara berkat kerjasama yang manis antara Puskesmas  Sewon II , Desa Bangunharjo,Desa Panggungharjo , Kec Sewon,Polsek Sewon , KUA Kec Sewon , dan pihak sponsor .

Kegiatan yang diikuti oleh masing masing 5 orang dari setiap Posyandu yang ada di wilayah Puskesmas Sewon II , perwakilan PKK Desa Bangungharjo dan Desa Panggungharjo ini diawali dengan sambutan dari Kepala Puskesmas Sewon II Bp. Hadi Pranoto,SKM,MPH .Dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih pada semua kader kesehatan yang merupakan garda depan pembantu pelayanan kesehatan kepada masyarakat ,mengajak semua nya untuk bersenang dan refresh sejenak pagi ini , melupakan semua rutinitas yang mungkin melelahkan .Semuanya hanya bermaksud agar kita terbiasa jalan kaki dan tetap ingat menjaga kesehatan karena taka da yang lebih berharga daripada hidup sehat .

IMG_20150412_092422

Sambutan kedua disampaikan oleh Camat Kec Sewon Bp. Kwintarto Heru Prabowo, SSos ,yang menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas atas ide dan gagasan memeriahkan Hari Kesehatan sedunia di Kec Sewon , apresiasi untuk semangat para kader kesehatan yang membanggakan . Disampaikan juga bahwa kunci hidup sehat adalah hati yang bersih , tidak merasa iri atau sedih bila melihat orang lain bahagia,menerima semua yang telah dianugerahkan Allah pada kita membuat hati menjadi tenang dan hidup menjadi bahagia dan insya Allah sehat akan selalu berada dalam diri orang yang berjiwa sehat .

Kegiatan jalan sehat ini menempuh jarak sekitar 4 km keliling sebagian wilayah desa Bangunharjo dan Panggugharjo , di setiap tempat strategis diberikan soal dan game game ringan untuk para peserta ,dan sedikit ujian imaginative untuk menggali kreatifitas kader .

Puluhan doorprise yang merupakan hasil keihklasan semua karyawan /wati Puskesmas sewon II dan dari Suzuki siap menati para peserta . Hadiah untuk para pemenang jalan sehat pun siap dibagikan

Perlu perjuangan untuk bisa mendapatkan doorprise mulai berjoged , menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh Mb Yuhani dan Mb Nunuk Endang Pujiati

IMG_20150412_091803

Di akhir kegiatan akhirnya ditentukan 6 kelompok peserta terbaik yang mendapatkan nilai tertinggi dari berbagai pertanyaan yang diberikan .

Selamat kepada para pemenang , selamat bagi yang telah berhasil membawa pulang doorprise . Semoga ada lain kali untuk kebahagiaan bersama seperti ini .

REFRESHING KE SEMARANG

IMG-20150404-WA0009Pada hari Jumat tanggal 3 April 2015 keluarga besar Puskesmas Sewon II berupaya meluangkan waktu berwisata melepas kepenatan dan kejenuhan kerja , selain untuk refresh hati dan pikiran kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali persaudaraan diantara karyawan /wati Puskesmas
Kunjungan diawali ke Industri Tahu Baxo Bu Puji untuk belanja tahu , lanjut ke Klentheng SamPooKong untuk mengenal sejarah dan berfoto foto ria di depan klentheng dengan ekspresi sebahagia dan sebebas mungkin
Perjalanan dilanjutkan ke Museum Lawang Sewu yang menyusuri seluruh ruang dan lorong Lawang sewu dibantu oleh pemandu, menurut pemandu Lawang sewu punya 928 pintu dan kami semua percaya saja daripada suruh menghitung sendiri kalau tidak percaya .Sementara Bapak Bapak Sholat Jumat di masjid sekitar Lawang Sewu ,ibu ibu dan anak- anak sibuk selfie .
Kalau saja Lawang Sewu kehilangan satu pintu saja kira kira siapa ya yang paling repot ???
Perjalanan berlanjut menuju Masjid Agung Jawa Tengah, setelah sholat Dhuhur kami menuju ke Menara Asmaul Husna naik lift ke lantai 19. Betapa Allah maha besar dari puncak menara kami bisa melihat keindahan pemandangan kota Semarang , hamparan perumahan sampai laut nya Nampak dari atas menara , angina yang bertiup sangat kencang membuat kami tak bisa berlama lama di puncak menara karena khawatir masuk angin, aduh cape dech bude bude !!!
Di halaman masjid saat hendak melanjutkan perjalanan kami dihadang oleh tukang foto amatiran yang memajang foto kami semua , dijual dengan harga Rp. 5.000,- perlembar dan tak boleh ditawar, karena kalau tak laku tidak apa apa fotonya mau dibakar saja , Haaahh dari pada dibakar ya udahlah kami mengalah kami beli semua yang ada foto foto kami , woow bentuk penawaran ekstrim tapi ternyata mujarab .
Lanjut dengan membeli oleh oleh untuk keluarga dan teman teman yang karena suatu hal yang sangat mendesak memaksa sebagian mereka tidak bisa ada diantara kita yang berwisata ,mulai dari oleh oleh Tahu bakso , lumpia, bandeng semua masuk ke garasi bis Pariwisata dari Edy Transport yang diawaki oleh Bp Kartono dan pemandu wisata Mas Wahyu membuat perjalanan kami sangat menyenangkan dan sama sekali tak terasa melelahkan . Dengan rahmad dan berkah Allah kami sampai kembali di Puskesmas Sewon II pada puluh 20.30 WIB .Terima kasih Pak Hadi , terima kasih teman teman , terima kasih Wisatari Tour dan tentunya Terima kasih yang tak terhingga pada Allah SWT yang telah menganugerahkan ini semua .
Wajah segar dan tak nampak lelah terpancar dari karyawan/wati Puskesmas Sewon II ,hari Sabtu pagi kami masih tetap bisa apel pagi tepat waktu dan tak ada yang terlambat .
Semoga masih selalu ada lain kali untuk menikmati perjalanan indah seperti ini .

KAMPANYE CTPS DAN PILAH SAMPAH DI SEKOLAH

JpegDalam rangka upaya menanamkan Perilaku Hidup Bersih sehat sejak dini kepada anak anak terutama kebiasaan cuci tangan dengan sabun dan pilah sampah,maka Puskesmas sewon II dibawah kepemimpinan Bp Hadi Pranoto,SKM,MPH mengadakan kegiatan Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun dan Pilah Sampah bagi anak anak SD di wilayah Puskesmas Sewon II.Kegiatan yang dimotori oleh Sanitarian Puskesmas Sewon II ,Nunuk Endang Pujiati ,AMKL dan Petugas UKS ,Emy Widiati,AMG ini dilaksanakan di SD di seluruh wilayah kerja secara bertahap sejak Pebruari 2015.
Kegiatan ini menghadirkan siswa perwakilan dari masing masing kelas , diharapkan siswa yang ditunjuk untuk mengikuti kegiatan ini bisa menjadi pengawas di kelasnya untuk mangawasi teman temannya untuk cuci tangan pakai sabun ( CTPS ) dengan benar dan memilah sampah sesuai jenisnya .
Diawali dengan teori cara mencuci tangan dengan benar yang meliputi 7 langkah cuci tangan yaitu :
1. Cuci tangan pakai sabun telapak kiri dengan telapak kanan
2. Saling membersihkan punggung tangan , punggung tangan kiri dibersihkan telapan tangan kanan dan sebaliknya
3. Mengaitkan jari jemari
4. Letakkan punggung jari pada telapak satunya dan jari saling mengunci
5. Jempol kanan digosok memutar oleh telapak kiri dan sebaliknya
6. Jari kiri menguncup gosok memutar di telapan tangan kanan dan sebaliknya
7. Gosok memutar pergelangan tangan kiri dengan tangan kanan dan sebaliknya

Teori memilah sampah disampaiakn teori tentang
1. Manfaat kenapa sampah harus dipilah
2. Jenis jenis sampah yang bisa diolah
3. Cara memilah sampah
– Piliah sampah sesuai jenis ( organic, Plastik, Kertas )
– Masukkan ke tempat sampah sesuai jenis
– Langkah selanjutnya setelah pemilahan
Teori tentang hal diatas disampaikan oleh Bp Hadi Pranoto,SKM,MPH dan dipraktekkan oleh anak anak dibantu oleh Ibu Nunuk Endang Pujiati dan Ibu Emy Widiati .Anak anak terlihat antusias mempraktekkan cara cuci tangan yang benar , mereka praktek memilah sampah dengan alat peraga berupa sampah sampah yng berupa tulisan dan belajar memilah dengan cara memasukkannya ke tempat sampah sesuai jenis

MENGGANDENG KOMITE SEKOLAH

JpegDalam rangka upaya mewujudkan kantin sekolah terutama sekolah dasar di wilayah Puskesmas Sewon II yang meliputi 2 desa dan terdiri dari 17 sekolah dasar, Puskesmas Sewon II dibawah kepemimpinan Bp. Hadi Pranoto,SKM,MPH mengadakan kegiatan advokasi kepada pengurus komite sekolah SD.Kegiatan yang dimotori oleh sanitarian Puskesmas Sewon II ,Nunuk Endang Pujiati ,AMKL dan dibantu sepenuhnya oleh UPT PPD kec Sewon ini terlaksana pada hari Senin dan Selasa 30 dan 31 Maret 2015.
Kegiatan ini menghadirkan perwakilan Komite Sekolah dari masing masing sekolah dasar yang ada di wilayah Puskesmas Sewon II ,kegiatan diawali dengan sambutan pembuka dari Kepala Puskesmas Sewon II yang menyatakan terima kasih atas kesediaan menghadiri undangan yang bertujuan semata mata untuk menjaga dan memastikan bahwa makanan jajanan yang dikonsumsi anak anak benar benar hanya yang memenuhi standart kesehatan . Sambutan kedua dari Kepala UPT Pendidikan Dasar Kec Sewon Bp. Cahyono Budi,SPd,MPd untuk tetap bersemangat bersama sama Puskesmas mengawasi peredaran makanan yang dikonsumsi anak anak di sekolah . Beliau menawarkan berbagai pola pengelolaan kantin sekolah agar pengawasan dan perkembangannya lebih mudah .
Inti kegiatan advokasi ini adalah refresh pengetahuan tentang Bahaya Tambahan Makanan yang biasa ditambahkan pada makanan jajanan anak sekolah terutama efek jangka panjang . Secara jelas dan gamblang materi disampaikan oleh dr. Rini Pantja S .
Refresh pengetahuan kedua tentang Makanan Jajanan anak sekolah , yang menitikberatkan pada upaya hygiene dan sanitasi makanan yang disajikan ,kasus kasus keracunan yang diupdate di media masa,dan sekolah yang menempati urutan kedua tempat terjadinya keracunan, dan makanan jajanan menjadi penyebab besar terjadinya keracunan . Materi ini disampaikan oleh Sanitarian Puskesmas Sewon II ,Nunuk Endang Pujiati,AMKL .
Kegiatan selanjutnya adalah kesepakatan diantara yang hadir untuk ikut mengawasi makanan jajanan di sekolah , ikut mengelola kantin yang belum terkelola dengan baik ,menjalin kerjasama ynag baik dengan Puskesmas untuk menangani hal hal yang berkaitan dengan kesehatan makanan jajanan.Juga keinginan dari Komite Sekolah agar Puskesmas bisa menyebarluaskan pengetahuan dan perilaku sehat pada anak dalam hal mengkonsumsi makanan.
Pertemuan ditutup dengan kesediaan masing masing pihak untuk memeuhi kesepakatan demi menjaga kesehatan anak anak SD agar hanya makan makanan sehat yang disajikan di kantin sekolah yang sehat pula .