Sosialisasi Gizi Seimbang pada anak Sekolah Dasar

Era th 1990 sangat terkenal skali semboyan 4 sehat 5 sempurna,bahkan jingle-nya masih sering dinyanyikn hingga sekarang.Pada tahun 2014 semboyan gizi tersebut berubah mjd 10 Pesan Gizi Seimbang (PGS).Masalah gizi pd ank sekolah sangat komplek baik jenis&penyebabnya.Utk itu program Gizi Pusk.Srandakan melaksanakan kegiatan sosialisasi Gizi Seimbang pd siswa Sekolah Dasar (SD) utk memperkenalkn scr dini pola makan&pola hidup yg baik&sehat.Materi yg disampaikn yaitu memperkenalkn Tumpeng Gizi Seimbang&Piring Makanku.Dlm sekali makan ada ukuran jenis makanan (porsi) adL makanan pokok 30%,lauk hewani-nabati 20%,sayuran 30%&buah 20%.Siswa jg dimotivasi utk membawa bekal mkanan yg sehat dr rumah sehingga mengurangi konsumsi jajanan tdk sehat di sekolah.Siswa dibekali secara dini pengetahuan gizi seimbang agar diterapkan di rumah&mampu mengubah pola pikir ortu mereka ssuai ilpeng terbaru.Tujuan akhir kegiatan ini adL menurunkn jumlah obesitas anak SD&mengurangi angka kesakitan/absensi akibat konsumsi makann tdk sehat

Community Deal ” Bebas Jentik Kecamatan Srandakan “

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Srandakan meningkat tajam&tertinggi pd th 2016. Hal ini menginspirasi Pusk.Srandakan utk melaksanakan terobosan kegiatan dg Open Defectaion Free (ODF) utk meningkatkan kepedulian masy dlm menolong dirinya sendiri&lingkungan.Pada hari Jumat,13-10-2017 seluruh masy Srandakan berkumpul di Baldes Poncosari utk melaksanakan deklarasi (community deal) bebas jentik.Kegiatan dimulai dg senam bersama,deklarasi,launching dusun percontohan bebas jentik (Dusun Wonotingal)&pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serentak di 43 Dusun se-Kec.Srandakan.Acara tersebut dihadiri oleh seluruh unsur masy meliputi Camat, MUSPIKA seluruh instansi tingkat Kecamatan,poltekkes Yk,PKK Desa,seluruh kepala dusun,kader kesehatan,remaja karang taruna,tokoh masyarakat&masyarakat umum sejumlah 350 org.Kegiatan yg dimotori oleh Pusk.Srandakan ini dp menggambarkan kondisi kesehatan lingkungan melalui Angka Bebas Jentik (ABJ) yg didapat shg kegiatan ini diharapkan biza rutin dilaksanakan setiap tahun.

Posyandu Remaja Srandakan ” DUMADAK “

Puskesmas Srandakan sbg pelayan kesehatan di tingkat pertama memiliki inovasi layanan publik sbg salah satu upaya promosi,preventif,kuratif&rehabilitatif di masyarakat. Salah satu inovasinya di bidang Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) yaitu membentuk Posyandu Remaja Srandakan “DUMADAK”. Posyandu Remaja ini dibentuk melalui wadah Karang Taruna di 5 Dusun yaitu Nengahan,Puron,Gunung Saren Kidul,Talkondo&Besole.Salah satu Karang Taruna yg sudah jalan kegiatannya adL Posy.Remaja Tunas Mulia Nengahan.Kegiatan perdana dilaksanakan pada hari Sabtu,21-10-2017 jm 19.00 di Nengahan yg kegiatannya diikuti oleh seluruh remaja putra maupun putri. Proses kegiatan ini meliputi pendaftaran,pengukuran (berat badan,tinggi badan,lingkar lengan atas,lingkar perut&tensi),anamnesa (fisik-klinis anemia,risiko PTM&risiko jiwa),penilaian status,konseling&rujukan.Utk mengetahui jumlah kasus Anemia maka dilakukan pemeriksaan Hb jg kepada 15 remaja putri yg dicurigai Anemia dari hasil deteksi oleh Laboran Pusk.Srandakan.

Penyuluhan gizi seimbang SPM N 2 Srandakan

Masalah gizi merupakn masalah kompleks yg timbulnya secara bersama-sama tdk hy karna masalah kekurangan pangan. Masalah gizi pada usia remaja rentan terjadi antara lain Anemia, Kurang Energi Kronis (KEK)&Obesitas. Puskesmas Srandakan melaksanakan kegiatan rutin tahunan yaitu skrining kesehatan di sekolah. Salah satu sekolah yg dilakukan pemeriksaan kesehatan yaitu SMP N 2 Srandakan. Dari hasil pemeriksaan tsb didapatkan masalah yaitu 6 remaja dicurigai menderita Anemia sehingga dirujuk ke Puskesmas Srandakan utk pemeriksaan Hb. Dari pemeriksaan Hb 6 siswa tersebut didapat 1 siswa menderita Anemia&diberikan obat TTD serta konseling. Intervensi selanjutnya yg dilakukan Pusk.Srandakan dr hasil skrining yaitu dilakukan penyuluhan tentang Gizi Seimbang kepada seluruh siswa SMP N 2 Srandakan pada hari Sabtu,11-11-2017 oleh dr.Maria Nova & Heni Dawati,S.Tr.Gz. Tujuannya agar semua siswa memiliki pengetahuan tentang Gizi Seimbang&dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari demi mencegah masalah gizi&kesehatan.

Kader Kesehatan Remaja (KKR) di SMA N 1 Srandakan

Pada hari Jumat,10-11-2017 bertepatan dg hr pahlawan telah dilaksanakan kegiatan pengukuhan&pembekalan Kader Kesehatan Remaja (KKR) di SMA N 1 Srandakan. Kegiatan ini merupakan inisiatif sekolah yg dimotori oleh Dra.Mimik Yuni Astuti sbg upaya regenerasi kader sebelumnya sehingga kegiatan UKS tetap berjalan di SMA N 1 Srandakan. Acara ini dihadiri oleh Puskesmas Srandakan yg akan membekali kemampuan kepada siswa meliputi kader Napza oleh dr.Fifi Sumarwati, kader Kespro oleh Tri Dewi Damasyanti,SKM, kader UKS oleh Lestariyaningsih,AMd.Kep & kader SEPEKAN oleh Heni Dawati,S.Tr.Gz. Siswa dibekali kemampuan dalam mendeteksi masalah, penanganan sementara, rujukan, pemantauan&administrasi yg diperlukan. Tujuan dr program ini untuk memandirikn sekolah dlm menanggulangi masalah kesehatan demi meningkatkn derajat kesehatan sekolah. ( Heni Dawati )


Posyandu Remaja Dusun Puron, Trimurti, Srandakan

Masalah anemia diKecamatan Srandakan sampai saat ini belum biza teratasi secara tuntas. Remaja putri merupakan usia yg rentan terkena anemia dikarenakan adanya datang bulan,body image&pola makan yg salah. Di dusun Puron,Trimurti, Srandakan remaja Karang Taruna sangat aktif dalam program kesehatan sehingga dibentuk Posy.Remaja dg 10 kader remaja yg menangani masalah Anemia,KEK,PTM&jiwa. Salah satu kegiatan remaja dlm intervensi Anemia adl minum tablet tambah darah (TTD) bersama stiap Minggunya. Kegiatan ini dimotori oleh kader remaja dg didampingi petugas Puskesmas. Adapun TTD pengadaan scr swadaya bukn dr pemerintah/puskesmas yaitu adanya donatur dr dokter praktik swasta (dr.Budi Nur Rokhmah). Tujuan kegiatan ini merupakan upaya promotif&preventif dlm rangka penanggulangan Anemia pd remaja. ( Heni Dawati )

Bimbingan teknis pemberdayaan masyarakat di Desa Poncosari

Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya pemerintah untuk memberikan kemampuan kepada masyarakat sehingga mereka mampu mengenali,menangani&menyelesaikan masalah kesehatan secara mandiri. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini diawali dengan adanya pelatihan untuk memberikan pengetahuan,kemampuan&ketrampilan kepada masyarakat. Pada hari Sabtu,18-11-2017 di Puskesmas Srandakan telah dilakukan bimbingan teknis pemberdayaan masyarakat Desa Poncosari dg Dusun Percontohan Besole&Talkondo. Peserta yg hadir dr seluruh elemen masyarakat meliputi kader posy.balita,remaja karang taruna,kepala dusun,pkk dusun,ketua RT,kepala desa,ketua TP-PKK Desa,kesra,bidan desa,petugas Puskesmas (Gizi,Sanitarian,Promkes),dsb. Kegiatan ini dibuka oleh Kabid Kesmas Dinkeskab Bantul Bambang Agus Subekti,SKM,M.Kes dilanjutkan pemateri oleh Kasie Kesga Gizi dr.Rr.Anugrah Wiendyasari,MSc bserta stafnya Fatmah,S.SiT dg difasilitasi Puskesmas Srandakan. Materi yg disampaikan meliputi kebijakan,proses&teknis pemberdayaan masyarakat. ( Heni Dawati )

Monev Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Dusun Celan, Trimurti, Srandakan

Pada hari Senin,13-11-2017 telah dilakukan monev kegiatan pemberdayaan masyarakat diDusun Celan,Trimurti,Srandakan oleh Kasie Gizi Dinsprop DIY yg diwakili oleh Darmanto,SKM,M.Kes. Acara tersebut dihadiri oleh smua unsur masy.Celan yaitu Kepala Dusun,Ketua Forkomkesdus,kader Posyandu,pkk Dusun,kader sub PPKBD&kader remaja dg didampingi staf Gizi Dinkeskab Bantul Fatmah,S.SiT&puskesmas Srandakan (Gizi,Promkes,bidan desa). Celan merupakan dusun pertama yg dijadikan model pemberdayaan masyarakat oleh Dinsprop DIY pd th 2015 karena melihat masy.nya yg berdaya. Monev kali ini merupakan th yg ke-3 utk melihat trend perkembangan kesehatan masy Desa Trimurti khususnya Celan yg semakin meningkat. ( Heni Dawati )

Kegiatan Penyuluhan DBD

Menjelang musim penghujan, puskesmas srandakan tengah mengantisipasi adanya outbreak kasus demam berdarah dan leptopirosis dengan aktif mengadakan kegiatan promotif kepada warga terkait kedua penyakit tersebut. Letak geografis kecamatan Srandakan yang dilintasi sungai progo dan pesisir pantai, serta mata pencaharian sebagian masyarakat sebagai petani, penambang pasir, dan pekerja tambak udang, menyebabkan kasus leptopirosis cukup banyak terutama di musim penghujan.

Hari ahad, tanggal 15 Oktober 2017 Puskesmas Srandakan megadakan penyuluhan mengenai kewaspadaan penyakit dbd di dusun Sawahan, Trimurti, Srandakan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa menggugah kesadaran warga untuk waspada terhadap dbd dan leptospirosis. Untuk pencegahan dbd bisa dilakukan dengan aktif melakukan 3 M, ikanisasi dan abatisasi, dan untuk pencegahan leptospirosis yaitu dengan membasmi tikus di rumah, memakai pelindung kaki (sepatu boot) jika turun ke sawah/sungai, dan membudayakan cuci tangan pakai sabun.