• LATAR BELAKANG

Target pencapaian MDG’s pada 2015 mendatang, diantaranya adalah menanggulangi kemiskinan, pemenuhan pendidikan dasar ,kesetaran gender,penurunan angka kematian bayi,peningkatan kualitas kesehatan ibu ,menekan penyakit menular HIV dan AIDS serta lainnya,menjamin kelestarian lingkungan,dan pengembangan kemitraan global.Pencapaian MDG’ inilah yang nantinya akan menghasilkan sebuah ukuran Human Index Development atau Indeks Perkembangan Manusia suatu bangsa.

Menurut data yang ada Angka Kematian Bayi dan Balita di Kabupaten Bantul khususnya di Kecamatan Srandakan masih tinggi yaitu 18 anak pada tahun 2008 dan 14 anak sampai dengan bulan Oktober 2009.Dalam rangka mempercepat terwujudnya DB4MK(Desa Bebas 4 Masalah Kesehatan)Plus khususnya 3 bebas, yaitu gizi buruk,kematian bayi dan kematian ibu Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul telah melaksanakan proyek percontohan kegiatan pemberdayaan kesehatan masyarakat melalui model  Kelompok Pendukung Ibu ( KP – Ibu ) yaitu sebuah kelompok yang terdiri dari 10 – 12 ibu hamil dan ibu menyusui 0 – 6 bulan  yang pelaksanaan di Kecamatan Banguntapan sejak bulan Mei 2009 dan menyusul di Kecamatan Srandakan khususnya Desa Trimurti mulai bulan November 2010 tepatnya setelah Bidan Desa selesai mendapatkan Pelatihan KP – Ibu selama 1 minggu di Gedung Parasamya Lantai III Inspektorat Kabupaten Bantul yatu pada akhir  bulan Oktober 2010.

Mempertimbangkan  besarnya manfaat kegiatan KP – Ibu bagi masyarakat ,Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul telah mencanangkan pembentukan KP – Ibu di seluruh dusun / Posyandu di Kabupaten bantul yang dibakukan dalam Surat Edaran Setda Bantul pada bulan Februari 2010 kepada seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Bantul agar memfasilitasi pembentukan,regenerasi dan pendampingan berkelanjutan KP – Ibu di wilayahnya melalui Dana ADD ( Alokasi Dana Desa ) dan SK PKK Nomor : 01/Pokja IV/PKK.Kab/I/2010 tentang Penggunaan Bantuan Operasional Posyandu Balita tahun 2010.

Merujuk pada petunjuk teknis penurunan prevalensi gizi buruk,kematian bayi dan kematian ibu melalui model KP – Ibu yang sudah disepakati oleh para pemegang Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul, maka untuk pembentukan dan keberlangsungan KP – Ibu menjadi tanggung jawab bersama mulai dari pemerintahtingkat Desa,Kecamatan hingga Kabupaten.Pemerintah  tingkat Kabupaten bertanggung jawab untuk kegiatan pelatihan dan mentoring Pembina KP – Ibu,Pemerintah tingkat Kecamatan bertanggung jawab untuk kegiatan mentoring stakeholder ( pertemuan lintas sektor )dan Pemerintah tingkat Desa bertanggung jawab untuk kegiatan dengan muatan pemberdayaan masyarakat meliputi sosialisasi KP – Ibu,seleksi motivator,pelatihan motivator dan mentoring motivator.

 

  • TUJUAN KEGIATAN

Meningkatkan cakupan Inisiasi Menyusu Dini ( IMD ) dan ASI eksklusif  6 bulan dalam rangka mencegah terjadinya gizi buruk,kematian bayi dan kematian ibu.

 

  • JENIS DAN PELAKSANAAN KEGIATAN
  1. Sosialisasi di tingkat Desa dilakukan pada bulan November 2010 – Februari 2011 dimulai dengan sosialisasi lintas sektoral di Balai Desa Trimurti,sosialisasi pada kader – kader kesehatan dan sosialisasi pada sasaran KP – Ibu dihadiri oleh ibu – ibu hamil,ibu – ibu menyusui yang pada saat itu buteki sampai anak usia 2 tahun dan juga ada beberapa calon ibu yaitu calon pengantin dan paska nikah.
  2. Seleksi motivator di tingkat dusun dilakukan pada bulan Maret – Mei 2011 dengan cara mengumpulkan ibu hamil dan ibu menyusui 0 – 6 bulan bersamaan dengan Posyandu dusun dalam tempat yang terpisah dengan pelaksaan Posyandu kemudian dilakukan seleksi motivator
  3. Pelatihan Motivator dilaksanakan pada tanggal 20 – 23 Juni 2011 di Balai Desa Trimurti,yang bekerja sama dengan PKK Desa sebagai panitia,dibiayai sepenuhnya menggunakan ADD Desa,sebagai pelatih motivator adalah bidan desa dan Narasumbernya dari Dinas Kesehatan Bantul serta Puskesmas Srandakan ( Bidan Desa bekerjasama bidan lain, dokter, ahli gizi, Promkes ) yang sebelumnya telah dilakukan tehnical meeting tentang seputar materi yang harus tersampaikan sesuai dengan Pelatihan Bidan Desa.
  4. Pelaksanaan KP – Ibu dilaksanakan sebulan sekali yaitu pada saat pelaksanaan Posyandu dusun setiap bulannya dalam tempat yang terpisah dan terdiri dari  ibu hamil dan menyusui,caten remaja putri dan keluarga yang sedang merencanakan kehamilan.
  5. Mentoring motivator. Kegiatan inilah yang belum dilaksanakan di KP – Ibu Desa Trimurti.Akan tetapi pada tahun ini sudah direncanakan pelaksaaannya yaitu pada bulan September 2012.
  6. TABURIA : Tabungan Ibu Ceria yaitu program yang tercanang sejak Training Motivator Tanggal 20 -23 Juni 2011,dengan cara ibu-ibu pada saat KP Ibu menabung untuk persiapan persalinan dan pada saat itu bekerja sama dengan BUKP Srandakan yang bersedia untuk jemput bola di tempat  pelaksanaan  KP Ibu,akan tetapi penanaman jiwa menabung amatlah mudah diucapkan tidak mudah dipraktekan.

No

DUSUN

Nama Posyandu

Tgl Posyandu Balita

JAM

Tgl Posyandu Lansia

JAM

1 Srandakan SRIKANDI 4 09.00 4 09.00
2 Gerso MELATI 21 10.00 21 12.00
3 Klurahan MELATI 17 10.00 17 11.00
4 Proketen MENUR 18 09.00 18 09.00
5 Jetis MEKAR MURTI 16 10.00 16 10.00
6 Sawahan ANGGREK 15 10.00 15 12.00
7 Puron MANDIRI 10 10.00 8 14.00
8 Puluhan Kidul MAWAR 14 10.00 Mgg ke-2 14.00
9 Puluhan Lor MAWAR 7 09.30 9 13.30
10 Pedak CEMPEDAK 22 10.00 Mgg ke-2 13.00
11 GSK SEHAT HARAPANKU 15 13.00 15 10.00
12 GSL MEKAR SARI 10 09.30 15 13.00
13 Nengahan KASIH I9BU 18 15.00 18 15.00
14 Lopati MEKAR ASIH 5 10.00 5 10.00
15 Bendo MELATI 6 09.00 6 09.00
16 Celan GOTRO 12 10.00 12 10.00
17 Cagunan HARAPAN KITA 16 10.00 16 12.00
18 Mangiran ASTER 23 10.00 23 10.00
19 Sapuangin PUTRA LESTARI 20 10.00 20 10.00
20 Bandung(GSK) LESTARI 15 09.00 15 09.00

(by : mth)

Categories: Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *