Pelayanan Kesehatan Tradisional adalah pengobatan ataupun perawatan dengan obat yang mengacu pada pengalaman dan ketrampilan turun temurun secara empiris yang dapat dipertanggungjawabkan dan diterapkan  sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat. Di negara kita, Pelayanan Kesehatan Tradisional telah diakui sejak dulu dan mulai mengalami perkembangan sejak disahkannya Peraturan Menteri Kesehatan  / PMK No.15 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kesehatan Tradisional Komplementer.

Pada hari Selasa, tanggal 07 September 2021 Puskesmas Srandakan Bantul yang terletak di sebelah pojok barat daya Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan “ Launching Pengembangan Pelayanan Kesehatan Tradisional.” Dalam kesempatan ini, hadir Panewu Kapanewon Srandakan, Ka. Polsek Kapanewon Srandakan, Kepala KUA Kapanewon Srandakan, Danramil Koramil Srandakan, Lurah Kalurahan Trimurti dan Poncosari, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Dra.Ninik Istitarini, Apt, MPH.   

Dalam sambutannya Kepala Puskesmas Srandakan drg. Budi Setyowati mengatakan bahwa Puskesmas  Srandakan sedang menata kembali dan melengkapi tanaman toga ( tanaman obat keluarga )  sebagai percontohan kepada masyarakat dan membina KWT ( Kelompok Wanita Tani ) di beberapa dusun wilayah Kapanewon Srandakan. Diharapkan program ini dapat berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Penewu Kapanewon Srandakan Sarjiman, S.IP.ME juga menyampaikan dukungan dan apresiasi atas Launchingnya Program ini. Semoga Dusun yang ada di wilayah Kapanewon Srandakan semakin maju.    

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Bantul  Dra.Ninik Istitarini, Apt, MPH. menjelaskan tentang kemanfaatan tanaman toga.  Tanaman toga ada yang bermanfaat untuk mencegah penyakit, ada pula  yang bisa digunakan untuk pengobatan. Semoga masyarakat bisa memanfaatkannya secara proporsional sebagai pengobatan komplementer.

Dengan dikembangkannya Pelayanan Kesehatan Tradisional ( Yankestrad ) di Puskesmas, Puskesmas di wilayah Kabupaten Bantul bisa memberikan pengobatan modern dan tradisional yang ke depannya bisa dikembangkan dalam pelayanan yaitu meliputi : peresepan, simplisia jamu, layanan akupuntur dan akupresur oleh tenaga kesehatan yang kompeten. Di samping itu, manfaat yang lain salah satunya adalah bisa mendongkrak perekonomian warga masyarakat dengan pengelolaan jamu yang bisa dijual. Kegiatan Launching diakhiri dengan pengenalan produk jamu produksi masyarakat yang dibina oleh Programer Kesehatan Tradisional Puskesmas Srandakan Bantul.

Acara ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Srandakan, maka acara dilanjutkan dengan pembagian jamu kepada para pengunjung Puskesmas Srandakan dan peserta vaksin pada saat itu.

Kegiatan Lounching ini kemudian ditindak lanjuti dengan pembinaan ke dusun Puluhan Kidul pada esok harinya Rabu tanggal 08 September 2021 oleh team Puskesmas Srandakan yang diwakili oleh Erri Astriawan,A.MK, Wachid Nur Rohman, A.Md.Fis dan Artha Harum Prasetya. S.ST (ess_red).

Categories: Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *