Kegiatan Penyuluhan DBD

Menjelang musim penghujan, puskesmas srandakan tengah mengantisipasi adanya outbreak kasus demam berdarah dan leptopirosis dengan aktif mengadakan kegiatan promotif kepada warga terkait kedua penyakit tersebut. Letak geografis kecamatan Srandakan yang dilintasi sungai progo dan pesisir pantai, serta mata pencaharian sebagian masyarakat sebagai petani, penambang pasir, dan pekerja tambak udang, menyebabkan kasus leptopirosis cukup banyak terutama di musim penghujan.

Hari ahad, tanggal 15 Oktober 2017 Puskesmas Srandakan megadakan penyuluhan mengenai kewaspadaan penyakit dbd di dusun Sawahan, Trimurti, Srandakan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa menggugah kesadaran warga untuk waspada terhadap dbd dan leptospirosis. Untuk pencegahan dbd bisa dilakukan dengan aktif melakukan 3 M, ikanisasi dan abatisasi, dan untuk pencegahan leptospirosis yaitu dengan membasmi tikus di rumah, memakai pelindung kaki (sepatu boot) jika turun ke sawah/sungai, dan membudayakan cuci tangan pakai sabun.

Sosialisasi Kawasan Dilarang Merokok

Peraturan Gubernur (Pergub) DIY No. 42/2009 tentang Kawasan Dilarang Merokok (KDM) dinilai belum populer di masyarakat terutama kalangan birokrat dan instansi lainnya. Padahal sebelum Pergub disahkan, sosialisasi KDM dilakukan selama satu tahun. Oleh karena itu Puskesmas Srandakan tidak henti hentinya untuk melakukan sosialisasi tentang kawasan dilarang merokok di wilayah kecamatan Srandakan. Salah satu kegiatan kemarin pada tanggal 7 Oktober 2017 bertempat di Pondok Pesantren Al-Baidlowi, Petugas dari Puskesmas Srandakan melakukan sosialisasi Kawasan Dilarang Merokok di sela-sela melakukan Kegiatan Skrining Kesehatan Santri Baru. (Hen)

Rapat Koordinasi Kader Kesehatan

Kader merupakan ujung tombak pelaksana program kesehatan dimasyarakat. Sehingga setiap akhir bulan selalu diadakan rapat koordinasi kader kesehatan di tingkat Kecamatan Srandakan untuk membahas evaluasi program kegiatan yang sudah berjalan dan mengatur jadwal program kegiatan yang akan dilakukan bulan berikutnya. Pertemuan kader bulan ini dilaksanakan di Puskesmas Srandakan pada hari Jumat,29 September 2017 yang dihadiri 44 ketua kader. Kader kesehatan aktif diKecamatan Srandakan sejumlah 402 kader dari 44 Posyandu. Rapat koordinasi kader kesehatan difasilitasi oleh programer Promkes, Gizi, Kesling dan Bidan Desa bekerja sama dengan TP-PKK.

Di Posting Oleh Heni Dawati

Refreshing Kader Posbindu PTM

Refreshing Kader Posbindu PTM

Sabtu, 23 September 2017
Pelatihan dan Update Knowlegde ttg Pancatatan dan Pelaporan PTM

Dihadiri oleh 45 kader Posbindu (remaja dan dewasa) yg berasal dr 15 Posbindu
1. Posbindu Instansi (Puskesmas)
2. Posbindu Wonotingal
3. Posbindu Celan (remaja dan dewasa)
4. Posbindu Kwaru
5. Posbindu Srandakan
6. Posbindu Puluhan Kidul
7. Posbindu Puron (Remaja dan Dewasa)
8. Posbindu Mangiran
9. Posbindu Bendo
10. Posbindu Remaja Nengahan
11. Posbindu Remaja Gunung Saren Kidul
12. Posbindu Remaja Talkondo
13. Posbindu Remaja Besole

Dalam refreshing ini kader diajarkan tentang cara pencatatan dan pelaporan kegiatan Posbindu yg sudah dilakukan baik secara online maupun offline.
Para kader terlihat sangat antusias dengan materi yg disampaikan oleh Bp. Arip Sriyanto, SSiT, MKM selaku Narasumber Ahli yg khusus didatangkan oleh Puskesmas Srandakan dari Dinas Kesehatan Prop D.I Yogyakarta

Evaluasi kegiatan:

1. 20% dari kader sudah pernah menerima pelatihan tentang entry data Portal PTM tetapi dalam pelaksanaan mengalami kesulitan sehingga kemudian macet ditengah jalan, sedangkan 80% dari jumlah kader merupakan kader baru bentukan Puskesmas Srandakan dan sama sekali belum pernah diajarkan tentang entry data Pirtal PTM.

2. Sebagian besar (60%) kader posbindu terdiri dari ibu2 RT yg jarang bersentuhan dengan laptop atau komputer, hal ini merupakan salah satu permasalahan tersendiri bagi pelaksanaan kegiatan Posbindu PTM khususnya dalam hal pencatatan dan pelaporan disamping akses internet yg wajib ada untuk bisa terhubung dengan aplikasi PORTAL PTM DEPKES.
Solusi :
1. Disepakati bersama bahwa kedepan Kader wajib membuat laporan mininal dalam bentuk offline (excell).
2. Apabila menemui kesulitan kader dpt menghubungi programer PTM puskesmas, programer PTM Dinkes Bantul ataupun Bp. Arip
(Dinkes Prop).
3. Apabila kesulitan akses internet maka Puskesmas Srandakan dapat memfasilitasinya dengan area wi-fi di sekitar puskesmas.
RTL :
Pengumpulan dan evaluasi pelaporan akan dilakukan 2-3 bln mendatang.

Di Posting oleh Maria Layung

Kegiatan monitor dan evaluasi program inovasi “Kentong Lemut” diDusun Wonotingal, Poncosari, Srandakan

Kegiatan monitor dan evaluasi program inovasi “Kentong Lemut” diDusun Wonotingal, Poncosari, Srandakan pada hari Jumat,29 September 2017 oleh Tim DBD Puskesmas Srandakan bekerja sama dengan Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dalam hal ini diwakili oleh Narto,BE,STP,MP. Monev kali ini merupakan yang ke-4 pasca pemicuan DBD untuk membekali masyarakat sehingga memiliki kemampuan dalam menanggulangi masalah DBD. Hasil dari adanya program “Kentong Lemut” Angka Bebas Jentik (ABJ) Dusun Wonotingal meningkat secara signifikan. Hal ini dikarenakan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya kesehatan terutama masalah lingkungan. (Hen)

Jalan Sehat Prolanis

Jalan sehat prolanis di hutan Pinus Sabtu 30 September 2017 ,jmlh prolanis DM HT yg ikut 58 orang ,bertujuan meningkatkan komitmen dan refresing peserta ,senam yg biasanya di laksanakan di Kelurahan Trimurti membuat jenuh peserta,sehingga puskesmas melakukan refresing senam di luar gedung dengan menikmati udara sejuk dataran tinggi hutan Pinus akan menambah semangat peserta unk melakukan senam . Peserta di harapkan bisa rutin mengikuti senam tiap hari Minggu ke 1 dan Sabtu Minggu ke 3 tiap bulan, dan penyuluhan kesehatan 1x tiap bulannya. Peserta juga dapat melakukan cek GDS tiap bulan dan diberikan obat untuk 1 bulan. (Kot)

Pembinaan persiapan evaluasi Posyandu tingkat Propinsi

Kegiatan pembinaan dr TP-PKK,Dinkes&PMD Kab.Bantul kepada TP-PKK Kec.Srandakan&Desa Trimurti pada hari senin tgl 02 okt 2017 pkl.10.00 wib dLm rangka persiapan evaluasi Posyandu tingkat Propinsi Yogyakarta. Kegiatan dihadiri oleh camat srandakan,lurah trimurti dan puskesmas.Pembinaan meliputi kesiapan administrasi PKK, administrasi Posyandu&kegiatan yg akn ditampilkan pd saat evaluasi. Kemudian pembinaan dilanjutkn ke Dusun Celan sbg sample Posyandu yg akn dikunjungi saat evaluasi.( hen )

Penyuluhan Demam Berdarah dan Program Kentong Lemut

Pada tanggal 19 September 2017, didusun Wonotingal, Poncosari, Srandakan diadakan Penyuluhan Kesehatan Demam Berdarah dan Program Inovasi Kentong Lemut

  • Memicu Masyarakat sadar akan pentingnya Pemberantasan Srang Nyamuk
  • Menyerentakkan Masyarakat untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk
  • Agar Masyarakat Wonotingal terbebas dari penyakit Demam Berdarah
  • Kentong Lemut diserentakkan tiap hari jumat, ketika kentong berbunyi warga melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk secara serentak. (nov)

 

Refreshing Guru Penjaskes / UKS

Pada hari Sabtu, 30 September 2017 dilaksanakan acara Refreshing Guru Penjaskes/UKS di Aula Puskesmas Srandakan. Peserta meliputi guru penjaskes/UKS dari 24 sekolah di kecamatan Srandakan dengan rincian 16 guru SD, 1 guru SLB, 3 Guru SMP dan 4 Guru SMA/SMK. Alhamdulillah dari 24 undangan hadir peserta sejumlah 20 orang dengan prosentase kehadiran 83%.
Materi yg diberikan pada kegiatan Refreshing Guru Penjaskes kali ini meliputi Kebijakan UKS, PHBS di sekolah, Kesehatan Reproduksi, Pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan Keamanan Pangan/Jajanan Sehat. Selain itu, Puskesmas Srandakan jg membagikan sejumlah poster dan leaflet GERMAS kepada seluruh peserta kegiatan. Walaupun ada 1 orang guru yg sakit yg dan harus mendapat pertolongan oksigenasi di UGD Puskesmas Srandakan, acara tetap berlangsung dengan lancar sesuai jadwal acara yakni pukul 09.00 – 13.00 WIB. Ke depan kami sebagai penyelenggara, akan berupaya meningkatkan kualitas dari kegiatan Refreshing Guru UKS/Penjaskes pada tahun berikutnya.