SERBA – SERBI AKREDITASI

12698871_1089268177800572_39495684_oSrandakan in memory; Negara kita Indonesia selaku anggota Negara ASEAN yang mana mau tidak mau, siap ataupun belum siap HARUS sepakat dan memberlakukan integrasi ekonomi dalam ASEAN Economic Community  ( Masyarakat Ekonomi ASEAN ) yang sudah berlangsung sejak 1 Januari 2016. Tidak terkecuali instansi Puskesmas Srandakan Bantul yang berada di paling ujung Barat Daya wilayah Kabupaten Bantul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta juga harus SIAP dengan arus MEA ini tentunya. Perhatian dunia khususnya bidang usaha apapun itu dewasa ini terfokus pada dua hal yaitu “ MUTU dan KEPUASAN PELANGGAN “. Masyarakat pelanggan yang semakin sadar mutu ingin memperoleh produk bermutu dan para pelaku usaha ingin memuaskan pelanggannya dengan memberikan produk yang bermutu.Peningkatan mutu produk diyakini akan meningkatkan kepuasan pelanggan dan lebih dari itu akan meningkatkan daya saing produk tersebut. Para pelaku usaha di berbagai negara menempuh berbagai cara yang rasioanal untuk mencapai produk bermutu dan kepuasan pelanggan.

Salah satu cara yang paling banyak ditempuh oleh pelaku usaha untuk mencapai mutu serta kepuasan pelanggan adalah dengan menerapkan Sistem Menejemen Mutu atau disingkat SMM. Sistem menejemen Mutu ( SMM ) ini bermanfaat bagi organisasi untuk mengarahkan, mengendalikan dan menjamin agar aktifitasnya menghasilkan output dengan mutu sesuai keinginan organisasi maupun pelanggannya. Mohon do’a dan restu Bapak Ibu pembaca mudah – mudahan Prosesi Akreditasi yang telah kami jalani merupakan salah satu usaha Penerapan Standart yang nantinya akan meningkatkan sistem kerja karyawan dan karyawati Puskesmas Srandakan dan pastinya akan meningkatkan MUTU dan KEPUASAN PELANGGAN di wilayah Puskesmas Srandakan pada khususnya dan seluruh warga Indonesia yang mengakses Pelayanan Puskesmas Srandakan pada umumnya.

Adapun Manfaat Akreditasi : yang telah kami lalui pada tanggal 2 – 4 Februari 2016 diantaranya :

  1. Memberikan keunggulan kompetitif

2.Memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas pelayanan kesehatan

3.Menjamin diselenggarakannya pelayanan kesehatan primer kepada pasien dan masyarakat.

4.Meningkatkan pendidikan pada staf fasilitas pelayanan kesehatan primer untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat

5.Meningkatkan pengelolaan risiko baik pada pelayanan pasien baik di Puskesmas dan penyelenggaraan upaya Puskesmas kepada masyarakat

6.Membangun dan meningkatkan kerja tim antar staf di fasilitas pelayanan kesehatan primer

7.Meningkatkan reliabilitas dalam pelayanan, ketertiban pendokumentasian, dan konsistensi dalam bekerja

8.Meningkatkan keamanan dalam bekerja.

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada Bapak Ibu surveior yaitu :

  1. Ibu Risma Delvi, S. ST, M. Si ( dari propinsi Bengkulu ) : survaior bidang Administrasi Menejemen
  2. Ibu Susilawarny, SST ( dari Propinsi Aceh )                        : survaior bidang UKM ( Upaya Kesehatan Masyarakat )
  3. Bapak dr. Johan S. Badar ( dari Propinsi Jambi )             : survaior bidang UKP ( Upaya Kesehatan Perseorangan )

Apapun hasil dari akreditasi ini akan kami terima dengan lapang hati dan tidak sampai di sini saja semoga momentum akreditasi ini merupakan salah satu event yang akan berkelanjutan pelaksanaannya dalam pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat sehingga aktifitasnya menghasilkan output dengan mutu sesuai keinginan organisasi maupun pelanggannya sesuai dengan apa yang telah kami tulis di awal rubrik ini.

Bagi teman – teman semuanya ada 3 bagian dari standar akreditasi Puskesmas yaitu  :

  1. Standar Administrasi dan Manajemen
  2. Standar Program Puskesmas
  3. Standar Pelayanan Medis

Dan 9 BAB standart akreditasi Puskesmas yang kemaren kami sampaiakan yaitu :

BAB  I                                    : Penyelenggaraan Pelayanan Puskesmas ( PPP )

BAB  II                       : Kepemimpinan dan Manajemen Puskesmas ( KMP )

BAB  III                     : Peningkatan Mutu Puskesmas ( PMP )

BAB  IV                     : Program Puskesmas yang Berorientasi Sasaran ( PPBS )

BAB V                        : Kepemimpinan dan Manajemen Program Puskesmas ( KMPP )

BAB VI                      : Sasaran Kinerja dan MDG’s ( SKM )

BAB VII                     : Layanan Klinis yang Berorientasi Pasien ( LKBP )

BAB VIII                   : Manajemen Penunjang Layanan Klinis ( MPLK )

BAB IX                      : Peningkatan Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien ( PMKP )

Rangkaian di atas adalah serentetan akreditasi yang telah kami lalui selama 3 hari yang pada intinya kapanpun akreditasi dan siapapun survaior yang akan memotret kerja kita mau tidak mau kita semua harus SIAP. Hari pertama pada saat pelaksanaan yaitu hari Selasa tanggal 02 februari 2016 seperti hari – hari biasa pukul 07.30 WIB seluruh karyawan dan karyawati Puskesmas Srandakan sudah terkondisikan dan sudah terjadwal siapa saja yang melakukan pelayanan di setiap ruangan, Puskesmas Pembantu Jragan dan Singgelo dan siapa – siapa saja yang akan mengikuti Pembukaan Akreditasi di Aula Puskesmas Srandakan. Proses penilaian Akreditasi hari pertama sampai dengan pukul 16.00 WIB. Hari ke – 2 dimulai pukul 07.30 WIB ini adalah event wawancara setiap karyawan dan karyawati dan Pemegang Program Puskesmas dan Bidan Desa wilayah Puskesmas Srandakan , survai di tiap – tiap ruang pelayanan usai pada pukul 16.00 WIB. Hari ke – 3 : agenda wawancara lintas sektoral, tokoh masyarakat  dan telusur ke dusun – dusun  untuk pelaksanaan Upaya Kesehatan Masyarakat wawancara langsung dengan warga wilayah Puskesmas Srandakan. Acara diakhiri dengan prosesi ramah tamah, kesan pesan akhir dan salam perpisahan yang sangat mengharukan ( mth-red )

Mari Pelajari Psikologi sebelum detik – detik AKREDITASI …… !

12659686_1080793828648007_589589763_n           Srandakan News; Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semuanya. Pada kesempatan dipagi hari yang cerah ini marilah kita bersama – sama belajar tentang Psikologi sebelum hari esok kami Keluarga Besar Puskesmas Srandakan Bantul menghadapi akreditasi. Kita tilik kembali apakah yang dimaksud dengan Psikilogi itu sendiri. Menurut Bimo ( 2001 ), karena psikologi merupakan ilmu mengenai jiwa, maka persoalan yang pertama timbul adalah apakah yang dimaksud dengan jiwa itu?

Ki Hajar Dewantoro pernah mengartikan jiwa sebagai kekuatan yang menyebabkan hidupnya manusia serta menyebabkan manusia dapat berfikir, berperasaan dan bertindak ( budi ) dan menyebabkan orang mengerti atau insyaf akan segala gerak jiwanya.

Aristoteles berpendapat bahwa manusia, hewan dan tumbuh – tumbuhan itu adalah berjiwa atau disebut juga beranima. Maka terdapat 3 macam anima yaitu :

1. Anima vegetativa, yaitu anima atau jiwa yang terdapat pada tumbuh – tumbuhan yang mempunyai kemampuan untuk makan, minum dan berkembang biak.

2. Anima sensitiva, yaitu anima atau jiwa yang terdapat pada kalangan hewan disamping mempunyai kemampuan – kemampuan seperti  anima vegetativa juga mempunyai kemampuan – kemampuan untuk berpindah tempat, mempunyai nafsu, dapat mengamati, dapat menyimpan pengalaman – pengalamannya.

3. Anima intelectiva, yaitu  yang terdapat pada manusia selain mempunyai kemampuan – kemampuan seperti yang terdapat pada kalangan hewan tetapi masih mempunyai kemampuan lain yaitu berfikir dan berkemauan.

Kita lihat lagi pendapat mengenai pengertian psikologi dari ahli lain antara lain :

1. Wundt : Psikologi itu merupakan ilmu tentang kesadaran manusia ( the science of human consciousness )

2. Woodwort dan Marquis : Psikologi merupakan ilmu tentang aktivitas – aktivitas individu ( the science of the activities of the individual )

3. Bianca : Psikologo merupakan ilmu tentang tingkah laku ( the science of behavior )

4. Morgan dkk : Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku baik pada manusia maupun hewan ( the science of human or animal behavior )

5. Sratain : Psikologi adalah ilmu yang mempelejari tingkah laku manusia ( the science of human behavior )

Jika kita membaca paparan di atas dapat kita ambil kesimpulan bahwa yang dimaksud dengan psikologi adalah merupakan suatu ilmu yang menyelididki serta mempelajari tentang tingkah laku serta aktivitas – aktivitas itu sebagai manivestasi hidup kejiwaan ( motorik, kognitif dan emosional ).

Sekarang giliran kita tilik apa itu akreditasi? Karena kami adalah intansi Puskesmas maka yang kita gunakan adalah referensi tentang akreditasi di Puskesmas.

Akreditasi adalah suatu pengakuan yang diberikan oleh lembaga eksternal terhadap hasil penilaian kesesuaian proses dengan standar yang berlaku (digunakan).Akreditasi Puskesmas adalah suatu pengakuan terhadap hasil dari proses penilaian eksternal, oleh Komisioner Akreditasi terhadap Puskesmas apakah sesuai dengan standar akreditasi yang ditetapkan.

Akreditasi di Puskesmas Srandakan sangatlah diperlukan karena perbedaan :

  1. Proses Pengukuranan
  2. Proses Monitoring
  3. Proses Pengendalian
  4. Proses Pemeliharaan
  5. Proses Penyempurnaan
  6. Proses Pendokumentasian

Ditambah adanya perbedaan SDM dan sarana prasarana yang ada di Puskesmas  yang dapat menyebabkan proses pelayanan, dan kualitas pelayanan yang berbeda.

Dengan banyaknya perbedaan tersebut maka diperlukan sebuah proses pengukuran, proses monitoring, proses penngendalian, proses pemeliharaan, proses penyempurnaan daan proses pendokumentasian yang TERSTANDAR. Dengan segala sesuatu yang terstandar maka akan dihasilkan proses yang terstandar dan menghasilkan kualitas mutu pelayanan yang bermutu dan terstandar.

Tujuan akreditasi yang akan dilaksanakan di Puskesmas Srandakan yaitu :

  1. Sebagai wahana pembinaan peningkatan mutu kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen, sistem manajemen mutu dan sistem penyelenggaraan pelayanan klinis, serta penerapan manajemen risik
  2. Sebagai syarat recredensialing PPK 1 BPJS pada Sistem Jaminan Kesehatan Nasional

Adapun Manfaat Akreditasi itu adalah :

  1. Memberikan keunggulan kompetitif
  2. Memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas pelayanan kesehatan, menjamin diselenggarakannya pelayanan kesehatan primer kepada pasien dan masyarakat.
  3. Meningkatkan pendidikan pada staf fasilitas pelayanan kesehatan primer untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat
  4. Meningkatkan pengelolaan risiko baik pada pelayanan pasien baik di Puskesmas maupun  fasilitas pelayanan kesehatan   primer lainnya, dan penyelenggaraan upaya Puskesmas kepada masyarakat
  5. Membangun dan meningkatkan kerja tim antar staf fasilitas pelayanan kesehatan  primer
  6. Meningkatkan reliabilitas dalam pelayanan, ketertiban pendokumentasian, dan konsistensi dalam bekerja
  7. Meningkatkan keamanan dalam bekerja

Adapun dokumen – dokumen akreditasi :

  1. Dokumen eksternal :Dasar hukum, Peraturan Perundangan, Referensi, Kebijakan Pemerintah, dll
  2. Dokumen internal : Dokumen yang merupakan milik internal Puskesmas, seperti Surat Keputusan, Kebijakan Puskesmas, SPO, dll

Dokumen pendukung pelaksanaan akreditasi Puskesmas  :

  1. Pedoman survey
  2. Pedoman pendampingan
  3. Pedoman penyusunan dokumen
  4. Pedoman pelatihan surveiyor
  5. Instrumen
  6. Standar
  7. Surat Keputusan
  8. Standar Prosedur Operasional
  9. Kerangka acuan
  10. Kebijakan
  11. dll

Di atas sudah kami paparkan masing – masing pengertian dari dua kata psikologi dan akreditasi. Mempelajari psikologi karena yang kita hadapi setiap hari adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat yang merupakan manusia yang punya jiwa. Nah  pada kesempatan kali ini kami keluarga besar Puskesmas Srandakan Bantul sedang mempersiapakan jiwa raga dan kelengkapan dokumen – dokumen dalam rangka menghadapi  Proses Akreditasi yang akan dimulai besok pagi. Kami mohon maaf sebesar – besarnya khususnya kepada masyarakat di sekitar wilayah Srandakan khususnya dan semua para pembaca rubrik di nusantara pada umumnya atas kekurangan dalam pelayananan ataupun sikap yang kurang berkenan selama melayani masyarakat. Kami mohon do’a restu agar pelayanan di Puskesmas Srandakan semakin bermutu dan harapan kami apapun hasilnya setelah proses akreditasi yang akan dilaksanakan besok pagi hari selasa tanggal 02 Februari 2016 sampai dengan 04 Februari 2016 kami mengalami peningkatan. ( mth-red ).

Peringatan HKN yang ” mengharukan “

12239708_848995438555437_8196422341060222607_nKamis, tanggal 12 November 2015 adalah sebuah hari yang punya sejarah bagi  masyarakat Srandakan khususnya Kabupaten Bantul pada umumnya. Dalam peringatan HKN yang ke – 51 dan diperingati dengan agenda ceremonial di halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul yang diikuti oleh seluruh perwakilan intansi kesehatan di wilayah Kabupaten Bantul dan dilanjutkan dengan SENAM SEHAT, penganugrahan penghargaan bagi karyawan / karyawati kesehatan berprestasi dan pembagian doorprise juga ada beberapa agenda diantaranya Penyerahan SK kepada bapak Kadus Celan, Trimurti, Srandakan Bantul sebagai Sampel Model Pemberdayaan Masyarakat Promosi Kesehatan di Kabupaten Bantul.

Menengok ke belakang untuk @Puskesmas Srandakan Bantul sendiri tahun 2015 merupakan tahun yang bisa dikatakan tahun berbenah dan bangkit kembali untuk bisa bertahan setelah pada tahun 2014 Srandakan menyandang predikat Juara Lomba GSI Propinsi  DIY . Tahun ini Kabupaten Bantul juga mewakilkan @Puskesmas Srandakan Bantul untuk maju Lomba Nutrisionis dan Puskesmas Berprestasi tingkat Propinsi, dan puji syukur juga predikat ” terbaik ” belum berpindah tempatnya. Disamping itu di wilayah Srandakan pula  predikat ” Pekerja Sosial Masyarakat ” berprestasi tingkat Propinsi DIY disematkan yaitu kepada Bapak Supriyanto yang beralamat di dusun Lopati, Trimurti, Srandakan, Bantul.

Dalam agenda Peringatan HKN ke – 51, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul juga memberikan kepercayaan kepada grup kesenian dusun Celan untuk ikut berpartisipasi memeriahkan acara ini.  Lagu – lagu jinggel kesehatan dan juga lagu daerah mewarnai suasana HKN. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar – sebesarnya kepada Warga Celan, Trimurti , Srandakan, Bantul ,kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul yang telah banyak kontribusi kepada Puskesmas Srandakan Bantul khususnya (mth-red).

 

Generasi Muda SEHAT jiwa raga,SIAP bangun Bangsa!

12191653_841563759298605_3555037018882706099_nBesok pagi Grup  ” Calung Mulan Nada ” Kesenian dari Remaja Celan akan mengisi acara dalam Puncak hari Kesehatan  Nasional ke – 51 tanggal 12  November 2015 di komplek Dinas kesehatan Kabupaten Bantul. Hal ini merupakan salah satu pertanda angin positif untuk generasi muda agar mau berkiprah dalam urusan kesehatan dan amat sesuai dengan tema HKN tahun ini yaitu : ” Generasi Cinta SEHAT siap membangun NEGERI “.

Telah kita ketahui bahwa tanggal 25 Oktober 2015 yang lalu di dusun Celan telah dilakukan Lounching CEGAH ” Celan Gumregah ” dengan kegiatan – kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu :

1. POSJALAN ( Posyandu Remaja Celan )

2.MANIS MANJA ( Taman Gizi dan Remaja )

3. MAGDALENA ( Makanan Bergizi Lezat dan Enak )

4. UKA – UKA ( Upaya Kesehatan Kerja untuk Kesejahteraan Keluarga )

5.NASI KEBULIN ( Siaga Kelas Ibu dan Bersalin )

6. BIKA CELAN ( Bina Keluarga Dusun Celan )

7. MOTOR BEKASI ( Motivator Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi )

8. INGKUNG SIMBAH ( Sains Lingkungan dan Sistem Pengolahan Limbah )

9. REMANTIK ( Remaja Pemantau Jentik )

Mari Warga Bantul khususnya dan Indonesia pada umumnya kita satukan hati dan jadikan moment HKN tahun 2015 ini untuk membangun negeri ini dengan mendukung respon positif Generasi Muda saat ini dan menjadikan KESEHATAN merupakan sebuah Kebutuhan sehingga kita dengan kesadaran sendiri senantiasa menjaganya dan melestarikannya dengan berbagai inovasi.

Sampai bertemu besok pagi dalam acara SENAM SEHAT di halaman Komplek Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, @Puskesmas Srandakan Bantul dan @Garda Muda Celan (mth-red)

 

 

 

 

” Model Pemberdayaan ” ala Pak Supri raih PRESTASI !

12167105_1653473358260712_1791610522_nSegenap keluarga besar Puskesmas Srandakan Bantul mengucapkan SELAMAT berjuang dan terus mendukung kerjasama kepada bapak Supriyanto ( suami ibu Kadus Lopati, Trimurti , Srandakan, Bantul ) yang telah meraih juara 1 Pekerja Sosial Masyarakat Berprestasi tingkat Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan maju ke tingkat Nasional dengan salah satu dari berbagai inovasinya yang mendukung program kesehatan khususnya diantaranya yaitu : Pemberdayaan Masyarakat LANSIA dengan membimbing secara kontinyu menjadi pedagang makanan SEHAT, membuat keranjang bambu dan juga mantan pengguna NAPSA dibimbing untuk senantiasa terus berhenti sebagai pengguna sampai mandiri dengan mengoptimalkan ketrampilan / skil sehingga bisa menjadi pejual bakmi goreng dan bakmi godhok yang mampu menghidupi diri dan keluarganya.

Melihat sosok pak Supri berarti juga mengamati siapa di belakang ke – SUKSESan beliau yaitu ibu Sutiyem kadus Lopati yang senantiasa mengabdikan diri jiwa dan raga untuk masyarakat. Bu Sutiyem berbasic dari seorang ” kader posyandu ” dusun Lopati. Jadi memang sudah singkron jika inovasi yang ditampilkan merupakan kolaborasi dari berbagai program lintas sektoral. Dalam paparannya, pak Supri menyampaikan bahwa ke – SUKSESan beliau adalah kesuksesan bersama karena bantuan dan kerjasama berbagai fihak diantaranya masyarakat sendiri mau mandiri, ada juga yang rela menjadi donatur dan ada peran pemerintah di sana diantaranya keterlibatan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan yang nyata – nyata ikut berkiprah didalamnya. Kongkrit saja pak Supri sering mengumpulkan warna binaan beliau yang akan dibimbing dan dengan keluwesan beliau mengundang team Puskesmas Srandakan Bantul untuk ikut berperan aktif memberikan penyuluhan seputar kesehatan. karang taruna juga dirangkul disamping diberikan penyuluhan dan shering kesehatan pak Supri juga kerap kali mendatangkan ahli potong rambut dan tata rias guna mengajarkan pada remaja – remaja. Masih banyak lagi hal yang tidak bisa diceritakan di sini misalnya saja keterlibatan Dinas Deperindakop, Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata, dan Dinas Kebudayaan. Pak Supri dan bu Suti adalah sosok yang mudah bergaul dan suka menolong orang lain sehingga memudahkan beliau juga untuk menjalin relasi.

Dalam acara verifikasi untuk menentukan juara 1, 2, dan 3 ditampilkan beberapa tarian dari warga masyarakat binaan pak Supri, berjajar pula para pedagang kecil mulai dari jamu gendhong, siomay, bakmi goreng, bakmi godhok, pecel, bubur, nasi bungkus, bakpiah, wingko, peyek dan aneka kue jajanan produksi warga binaan. Ada juga pedagang batu akik, kipas bambu, keranjang bambu dan plastik serta mainan anak – anak yang juga merupakan produksi sendiri oleh warga binaan. Di pojok lokasi dibuat stan reyok Lopati maupun jaran kepang  yang juga dipelopori warga binaan pak Supri. Bisa dibilang paket komplit dalam membina dari warga masyarakat yang dari remaja, lansia, pasca pemakai narkoba, keluar dari penjara, maupun warga dengan berkebutuhan khusus ( mengalami cacat fisik dan mental ). mth-red .

” PKPR Srandakan dapatkan Penghargaan “

12067156_1011240058936718_1627239433_nHari ini team PKPR Kecamatan Srandakan meraih juara 1 putra dan juara 1 putri dalam acara Kampanye Gaya Hidup SEHAT Propinsi DIY di SMKN 1 Pleret Bantul.  Marilah sejenak kita tilik kehidupan reproduksi yang dialami pada saat remaja.

Masa Remaja…???

Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Banyak perubahan terjadi pada masa remaja. Baik biologis, psikologis maupun sosial. Biasanya kematangan fisik lebih dulu dari kematangan kejiwaan. Lalu…kenapa orang heboh dengan masa remaja….???

REPRODUKSI ?

Reproduksi : menghasilkan keturunan/ berkembang biak. Memerlukan 2 unsur untuk dapat berkembang biak. Jenis kelamin laki laki dan perempuan

Tanda-Tanda Seks Primer : kaitannya dengan organ reproduksi. Terjadinya haid pada remaja putri. Terjadinya mimpi basah pada remaja putra.

Tanda-tanda seks sekunder :

PERUBAHAN FISIK WANITA :

*  Pinggul melebar
*  Pertumbuhan rahim dan alat kelamin luar
*  Menstruasi awal
*  Pertumbuhan rambut kelamin dan ketiak
*  Payudara membesar
*  Pertumbuhan lemak dan keringat (jerawat, bau badan, kelamin lembab)
*  Pertambahan berat badan dan tinggi badan  ( pertumbuhan tinggi badan wanita maksimal sebelum menstruasi )

PERUBAHAN FISIK LAKI LAKI :
*  Otot dada, bahu dan lengan melebar
*  Kening menonjol, rahang, dagu melebar dan jakun
*  Perubahan suara
*  Pertumbuhan penis
*  Pertumbuhan kumis dan jambang
*  Mimpi basah
*  Pertumbuhan rambut kelamin, ketiak,dada dll
*  Pertumbuhan lemak dan keringat (jerawat dan bau badan)
*  Pertambahan berat badan dan tinggi badan
*  Pertambahan tinggi badan laki laki maksimal pd remaja

Perubahan PSIKIS remaja :

 *  Perubahan EMOSI  remaja menjadi sensitif, mudah bereaksi terhadap rangsang emosi dari luar

*  Perubahan Psikologis  remaja mulai bertanya tentang jati dirinya, mulai dandan, ingin menarik perhatian

*  Perubahan Kognitif  mampu berpikir abstrak, senang memberi kritik, ingin mengetahui hal barumuncul perilaku ingin coba-coba

Perkembangan AKU diujudkan dengan : tidak mau kompromi, mempertahankan nama/prestise, ditunjukkan dengan perilaku agak berlebihan, berkaitan dengan masalah kebebasan, berkaitan dengan kemandirian untuk terlepas dari keinginan dan perintah.

Tugas Perkembangan Remaja :

*  Mencapai hubungan yang baik dan lebih masak dengan teman sebaya baik sesama jenis maupun lawan jenis
*  Mencapai peran sosial sesuai dengan peran jenis kelamin (maskulinitas dan feminitas)
Menerima keadaan fisiknya dan dapat mempergunakannya secara efektif
*  Mencapai kemandirian secara emosional dari orangtua dan orang dewasa lainnya
*  Mencapai kepastian untuk mandiri secara ekonomi

*  Memilih pekerjaan dan mempersiapkan diri untuk bekerja
*  Mempersiapkan diri untuk memasuki perkawinan dan kehidupan keluarga
*  Mengembangkan kemampuan dan konsep-konsep intelektual untuk tercapainya kompetensi sebagai warga negara
*  Menginginkan dan mencapai perilaku yang dapat dipertanggungjawabkan secara sosial
*  Memperoleh rangkaian sistem nilai dan etika sebagai pedoman perilaku

Ke ——— > Perubahan fisik  Sudah pasti, Perubahan psikis (masalah emosi), Perubahan status sosial (dalam lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat).

SEMUANYA MEMBUTUHKAN PENYESUAIAN …………!!!!

CARA PERAWATAN :

PEREMPUAN :
*  Setiap kali buang air, siramlah (basuh) alat kelamin dengan air yang bersih atau pengganti air (tissue) lalu keringkan dg tisue / handuk
*  Setelah buang air besar,bersihkan alat kelamin dari depan ke belakang agar sisa kotoran tidak masuk ke alat kelamin.
*  Jangan sering menggunakan antiseptik/cairan pembunuh kuman karena akan mematikan bakteri baik
* Jangan memakai celana dalam yang terlalu ketat.
*  Mengganti celana dalam dua kali sehari dg bahan yg menyerap keringat
*  Sesuaikanlah pakaian dg perubahan fisikmu

LAKI-LAKI :
*  Mengganti celana dalam dua kali sehari dan gunakan celana dalam yang menyerap keringat.
*  Membersihkan anus dan penis dengan air bersih setiap kali buang air besar maupun kecil.
*  Sunat dapat mencegah penumpukan kotoran. Bagi yang belum disunat, kulit penutup penis ditarik kebelakang agar bagian dalam penis dapat dicuci dengan air bersih setiap kali mandi.
*  Tidak menggunakan celana dalam yang ketat.

*PKP : Mari kita biasakan hidup SEHAT dengan menjaga kebersihan reproduksi kita masing – masing !

*Pesan Kesehatan Puskesmas.

NB : Puskesmas Srandakan bisa diakses melalui Facebook Pusk.Srandakan & call centernya adalah  : 082136654600   

Suka  

Bersinergi ” Padamkan Api ! “

11823989_974656052595119_563040304_nKami ucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada Crew Penanganan Kebakaran Kabupaten Bantul, kepada stasiun TVRI Yogyakarta yang tanpa kami tahu telah menayangkan acara pada hari Jum’at tanggal 31 Juli 2015 dan TV One yang tanpa sepengetahuan kami juga telah meliput dan menayangkan acara Puskesmas Srandakan Bantul pada hari Senin tanggal 03 Agustus 2015. Kami mohon maaf atas cerita dan posting pada tanggal 30 Juli 2015 pukul 15.00 WIB, hal tersebut karena ada kesalahan tehnis yang mungkin menyebabkan bapak ibu pembaca yang budiman menyangka ada kejadian kebakaran beneran di intansi kami yang sampai mengakibatkan nyawa tidak bisa tertolong. Atas maklumnya kami mengucapkan terima kasih.

 

Ahli Gizi Puskesmas Kami maju ” Teladan Tingkat Propinsi “

11255611_929808577079867_689265059_oSrandakan News, Puji syukur pada Tuhan Yang Maha Kuasa ” Evaluasi Tenaga Gizi Teladan Tingkat Propinsi 2015 ” berjalan lancar. Kegiatan ini  dilaksanakan pada hari Selasa 12 Mei  2015.Nutrisionia Puskesmas Srandakan ( ibu Heni Dawati ) telah mewakili ahli gizi Bantul maju tingkat Propinsi mengambil Tema : Pemberdayaan Remaja Dalam Menanggulangi  masalah Anemia, KEK , KEP dan Pendek secara terpadu di dusun Celan, Trimurti, Srandakan Bantul. Acara yang begitu meriah dan juga antusiasme warga Celan yang luar biasa. Team yuri tampak puas dengan kegiatan yang dilakukan di dusun celan, Trimurti, Srandakan bantul maupun acara di Puskesmas Srandakan.Semoga nutrisionis Srandakan bisa mendapatkan  rangking terbaik dan bisa menjadikan contoh daerah lain.

Dokumentasi ” Program GIZI ” Puskesmas kami

271020141078HARI/TGL : Senin, 27 Oktober 2014
ACARA : Pelaksanaan Evaluasi Kecamatan Sayang Ibu (KSI) di Dusun Babakan Desa Poncosari Kec. Srandakan
TUJUAN : Untuk Memberikan Gambaran yang telah dilakukan dari Kabupaten Bantul dalam Menangani dan Melayani Ibu Hamil

091220141151HARI/TGL : Senin, 06 Des 2014
ACARA : Seminar Kesehatan Remaja tentang Dampak Anemia Pada Remaja di SMA N 1 Srandakan
TUJUAN : Memperkenalkan Secara Dini Tentang Anemia dan Dampak yang akan terjadi di Masa Mendatang pada Siswa , Guru dan Kepala Sekolah

221120141123HARI/TGL : Sabtu, 22 Nov 2014
ACARA : Pendampingan Orang Tua Balita KEP di Aula Puskesmas Srandakan
TUJUAN : Mengevaluasi hasil intervensi gizi pada balita KEP dilanjutkan distribusi PMT-P untuk intervensi gizi lebih lanjut.

160320151313HARI/TGL : Senin, 09 Maret 2015
ACARA : Pelacakan Kematian Bayi segera Setelah Bayi Mati di Klurahan Trimurti Srandakan
TUJUAN : Untuk mendapatakan informasi penyebab kematian pada balita dan memberikan motivasi dan empati pada orang tua atas peristiwa tersebut

IMG_20140519_102741HARI/TGL : Senin, 23 Juni 2014
ACARA : Konseling salah satu Orang Tua Balita KEP
TUJUAN : Memberikan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) pada orang tua balita KEP di Puskesmas sebagai salah satu cara intervensi gizi balita di Puskesmas.

20150405_090341HARI/TGL : Minggu, 21 Des 2014
ACARA : Pendampingan pada Kader Remaja dalam Mempersiapkan PMT Penyuluhan pada Pelaksanaan Posgizja
TUJUAN : Memberikan bimbingan dan motivasi serta monitor dan evaluasi dalam pelaksanaan program pemberian PMT Penyuluhan dalam program Posgizja.

42HARI/TGL : Rabu, 12 Feb 2014
ACARA : Pelaksanaan Penilaian Status Gizi Balita (PSG) di Posyandu Gotro Celan Trimurti
TUJUAN : Memberikan contoh pengukuran Tinggi Badan atau Panjang Badan yang benar pada kader Posyandu dan mendapatkan data yang akurat.

20150407_170209HARI/TGL : Selasa, 07-04-2015
ACARA : Pertemuan pembahasan persiapan penyambutan tim evaluasi dusun percontohan penanggulangan masalah gizi di Dusun Celan
TUJUAN : Mempersiapkan segala keperluan tim evaluasi sehingga acara berjalan lancar.

NB : Puskesmas Srandakan bisa diakses melalui Facebook Pusk.Srandakan & call centernya adalah  : 082136654600   

Dusun ” Ngentak ” Poncosari Wakili LBS Propinsi

11216023_926829110711147_1226883628_nSrandakan News, Hari ini Rabu tanggal 06 Mei 2015 Kecamatan Srandakan sedang mewakili DIY maju  Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat ( LBS ) tingkat nasional sebagai dusun sampelnya yaitu dusun Ngentak, Poncosari, Srandakan Bantul. Dalam kesempatan ini juga dihadiri ibu ketua Team Penggerak PKK Kabupaten Bantul beliau ibu Sumarno. Hadir pula ibu ketua Team Pengerak PKK Kecamatan Srandakan dan ibu Kepala Puskesmas Srandakan beserta jajarannya.

Di Pustu Singgelo Poncosari yang letaknya berdekatan dengan kantor Desa Poncosari dilaksanakan penyuluhan dan juga pemeriksaan IVA ( Inspeksi Visual Asetat ) yaitu metode baru deteksi dini kanker leher rahim ( serviks ) dengan mengoleskan asam asetat ( cuka ) ke permukaan leher rahim ( serviks ). Bila terdapat lesi kanker, maka akan tampak perubahan warna menjadi agak keputihan pada serviks yang diperiksa. Pemeriksaan IVA ini harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang sudah terlatih dan sensitivitas dan spesivitasnya -+92%.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko untuk terkena kanker leher rahim diantaranya adalah :

* Menikah dan memulai aktivitas sexual pada usia muda ( kurang dari 18 tahun )

* Berganti – ganti pasangan seks ( resiko tertular penyakit menual sexual )

* Sering menderita infeksi di daerah kelamin

* Wanita yang sering melahirkan

* Wanita perokok mempunyai resiko 2 kali lebih besar terkena kanker serviks

* Sistem kekebalan tubuh yang menurun

* Keturunan / riwayat keluarga.

Jika hasilnya positif ( + ) maka akan dilakukan cryoterapi di fasilitas kesehatan yang sudah mempunyai alat tersebut dan kembali kontrol dengan waktu yang sudah dijadwalkan. Sebaiknya pemeriksaan IVA dilakukan secara berkala 5 tahun sekali.

IVA menjadi salah satu inovasi unggulan karena pemeriksaan ini adalah salah satu cara agar hidup kita senantiasa menjadi SEHAT(mth-red).

*PKP : Mari kita biasakan hidup SEHAT dengan menjaga kebersihan !

*Pesan Kesehatan Puskesmas.

NB : Puskesmas Srandakan bisa diakses melalui Facebook Pusk.Srandakan & call centernya adalah  : 082136654600