Family Gathering Pasien Jiwa Puskesmas Srandakan

Gangguan jiwa merupakan perilaku yang terjadi tanpa alasan yang masuk akal, berlebihan, berlangsung lama, dan menyebabkan kendala terhadap individu dan orang lain, serta menimbulkan efek yang negative bagi mereka atau keluarga mereka. Banyak keluarga dan masyarakat yang kurang mendukung dalam proses penyembuhan pasien gangguan jiwa yang terjadi di lingkungan keluarga ataupun masyarakat setempat.
Dengan adanya kegiatan family gathering pasien jiwa Puskesmas Srandakan berharap dapat memberikan pengertian pada masyarakat tentang arti gangguan jiwa, jenis-jenis gangguan jiwa, penyebab, gejala awal, dan apa yang dilakukan untuk membantu penyembuhan pasien gangguan jiwa. Dan agar keluarga yang mempunyai anggota keluarga dengan gangguan jiwa agar ikut membantu dalam proses penyembuhan orang yang disayangi.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 23 November 2017 bertempat di aula Puskesmas Srandakan yang di hadiri oleh penderita gangguan jiwa berat (schizophrenia) didampingi anggota keluarganya selaku caregiver, Dengan Narasumber programer keswa puskesmas Srandakan Ners. Debra Yeni Purwandaru bekerja sama dengan dokter muda Stase Psikiatri dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pada kesempatan tersebut pasien jiwa diajarkan okupasi terapi sederhana yaitu menanam tanaman sayuran dalam pot (tabulampot) dan pembagian benih sayur mayur.
Dengan okupasi terapi ini diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan dan kemandirian pasien gangguan jiwa berat

Deteksi Tumbuh Kembang (DTKB) pd bayi&balita diPosyandu

Sepanjang sejarah kehidupan manusia mengalami pertumbuhan&perkembangan dimulai dr janin,bayi,balita,anak sekolah,remaja,dewasa&lansia.Pada usia bayi,balita&anak sekolah pertumbuhan&perkembangan berlangsung secara pesat sehingga perlu dilakukan pemantauan.Upaya yg dilakukan oleh Pusk.Srandakan dlm pemantauan yaitu dimulai dr penjaringan/skrining,sering disebut Deteksi Tumbuh Kembang (DTKB) pd bayi&balita diPosyandu serta anak pra sekolah di PAUD&TK.Kegiatan deteksi biasanya dilaksanakan oleh bidan scr terjadwal dg frekuensi kegiatan 3 bln skali meliputi 44 Posyandu,28 PAUD&20 TK.Pada bulan November ini deteksi dilakukan di seluruh TK wilayah Srandakan dg kegiatan pengukuran berat badan,tinggi badan,lingkar kepala,kesehatan (umum,gigi&mata) serta perkembangan motorik.Hasil deteksi difeedback kan pd pihak sekolah utk dilakukan tindak lanjut atau rujukan bagi yg bermasalah sehingga segera teratasi dg baik.Pada saat deteksi ini juga disertakan materi kesehatan reproduksi pd anak TK utk pengenalan lebih dini.

Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah PMT-AS

Pemberian Makanan Tambahan merupakan salah satu komponen penting Usaha Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK).PMT sebagai sarana pemulihan gizi dalam arti kuratif, rehabilitatif dan sebagai sarana untuk penyuluhan merupakan salah satu bentuk kegiatan pemberian gizi berupa makanan dari luar keluarga dalam rangka program UPGK.Pemberian PMT diTK Babakan diberikan 3 kali seminggu yaitu hari Senin,Rabu&Jumat dg variasi menu yg sangat beragam&memenuhi kebutuhan gizi energi 300 kkal&protein 7 gr.Pelaksanaam PMT-AS mendapat dukungan penuh dari lintas sektor&dilakukan pendampingan serta evaluasi di TK Babakan pada hari Selasa,31-10-2017 oleh Kabupaten,Kecamatan,TP-PKK Kecamatan,Puskesmas Srandakan&TP-PKK Desa Poncosari.Keberhasilan program tdk terlepas dr dukungan dana,adapun dana PMT-AS TK Babakan antara lain dr ADD Desa Poncosari,LPMD,swadaya masyarakat&donatur tambang pasir sungai Progo.Diharapkan dg adanya evaluasi ini menambah semangat siswa,guru,orang tua,dewan sekolah&masyarakat dlm bergotong royong pengelolaan PMT-AS.

Senam Hamil Puskesmas Srandakan

Golden periode (masa emas) diawali dr seorang wanita ada janin di rahimnya atau sering disebut masa kehamilan.Ibu hamil harus mendapat pendampingan&perhatian yg khusus dr kluarga&petugas kesehatan.Serangkaian dr program KIA Pusk.Srandakan setiap minggunya diadakan senam hamil yaitu Senin utk Desa Trimurti di Aula Pusk.Srandakan&Rabu utk Desa Poncosari di Pustu Singgelo.Adapun manfaat dr senam hamil ini otot mjd kencang,jantung&paru bumil lebih kuat serta mengendalikn pertambahan berat badan ibu biar tdk brlebihan sehingga bayi tdk lahir besar.Pelaksanaan kegiatan senam hamil ini dimulai jm 09.00 WIB&dilakukan selama 45 menit (pemanasan,inti senam&pendinginan) dg instruktur dr petugas fisioterapis Pusk.Srandakan Maryati,S.SiT.Kegiatan senam hamil ini mendapat respon yg bagus dr masyarakat Srandakan sehingga perlu diagendakan secara rutin utk mengurangi jumlah bumil berisiko yg selama ini cukup tinggi.

Sosialisasi Gizi Seimbang pada anak Sekolah Dasar

Era th 1990 sangat terkenal skali semboyan 4 sehat 5 sempurna,bahkan jingle-nya masih sering dinyanyikn hingga sekarang.Pada tahun 2014 semboyan gizi tersebut berubah mjd 10 Pesan Gizi Seimbang (PGS).Masalah gizi pd ank sekolah sangat komplek baik jenis&penyebabnya.Utk itu program Gizi Pusk.Srandakan melaksanakan kegiatan sosialisasi Gizi Seimbang pd siswa Sekolah Dasar (SD) utk memperkenalkn scr dini pola makan&pola hidup yg baik&sehat.Materi yg disampaikn yaitu memperkenalkn Tumpeng Gizi Seimbang&Piring Makanku.Dlm sekali makan ada ukuran jenis makanan (porsi) adL makanan pokok 30%,lauk hewani-nabati 20%,sayuran 30%&buah 20%.Siswa jg dimotivasi utk membawa bekal mkanan yg sehat dr rumah sehingga mengurangi konsumsi jajanan tdk sehat di sekolah.Siswa dibekali secara dini pengetahuan gizi seimbang agar diterapkan di rumah&mampu mengubah pola pikir ortu mereka ssuai ilpeng terbaru.Tujuan akhir kegiatan ini adL menurunkn jumlah obesitas anak SD&mengurangi angka kesakitan/absensi akibat konsumsi makann tdk sehat

Community Deal ” Bebas Jentik Kecamatan Srandakan “

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Srandakan meningkat tajam&tertinggi pd th 2016. Hal ini menginspirasi Pusk.Srandakan utk melaksanakan terobosan kegiatan dg Open Defectaion Free (ODF) utk meningkatkan kepedulian masy dlm menolong dirinya sendiri&lingkungan.Pada hari Jumat,13-10-2017 seluruh masy Srandakan berkumpul di Baldes Poncosari utk melaksanakan deklarasi (community deal) bebas jentik.Kegiatan dimulai dg senam bersama,deklarasi,launching dusun percontohan bebas jentik (Dusun Wonotingal)&pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serentak di 43 Dusun se-Kec.Srandakan.Acara tersebut dihadiri oleh seluruh unsur masy meliputi Camat, MUSPIKA seluruh instansi tingkat Kecamatan,poltekkes Yk,PKK Desa,seluruh kepala dusun,kader kesehatan,remaja karang taruna,tokoh masyarakat&masyarakat umum sejumlah 350 org.Kegiatan yg dimotori oleh Pusk.Srandakan ini dp menggambarkan kondisi kesehatan lingkungan melalui Angka Bebas Jentik (ABJ) yg didapat shg kegiatan ini diharapkan biza rutin dilaksanakan setiap tahun.

Posyandu Remaja Srandakan ” DUMADAK “

Puskesmas Srandakan sbg pelayan kesehatan di tingkat pertama memiliki inovasi layanan publik sbg salah satu upaya promosi,preventif,kuratif&rehabilitatif di masyarakat. Salah satu inovasinya di bidang Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) yaitu membentuk Posyandu Remaja Srandakan “DUMADAK”. Posyandu Remaja ini dibentuk melalui wadah Karang Taruna di 5 Dusun yaitu Nengahan,Puron,Gunung Saren Kidul,Talkondo&Besole.Salah satu Karang Taruna yg sudah jalan kegiatannya adL Posy.Remaja Tunas Mulia Nengahan.Kegiatan perdana dilaksanakan pada hari Sabtu,21-10-2017 jm 19.00 di Nengahan yg kegiatannya diikuti oleh seluruh remaja putra maupun putri. Proses kegiatan ini meliputi pendaftaran,pengukuran (berat badan,tinggi badan,lingkar lengan atas,lingkar perut&tensi),anamnesa (fisik-klinis anemia,risiko PTM&risiko jiwa),penilaian status,konseling&rujukan.Utk mengetahui jumlah kasus Anemia maka dilakukan pemeriksaan Hb jg kepada 15 remaja putri yg dicurigai Anemia dari hasil deteksi oleh Laboran Pusk.Srandakan.

Penyuluhan gizi seimbang SPM N 2 Srandakan

Masalah gizi merupakn masalah kompleks yg timbulnya secara bersama-sama tdk hy karna masalah kekurangan pangan. Masalah gizi pada usia remaja rentan terjadi antara lain Anemia, Kurang Energi Kronis (KEK)&Obesitas. Puskesmas Srandakan melaksanakan kegiatan rutin tahunan yaitu skrining kesehatan di sekolah. Salah satu sekolah yg dilakukan pemeriksaan kesehatan yaitu SMP N 2 Srandakan. Dari hasil pemeriksaan tsb didapatkan masalah yaitu 6 remaja dicurigai menderita Anemia sehingga dirujuk ke Puskesmas Srandakan utk pemeriksaan Hb. Dari pemeriksaan Hb 6 siswa tersebut didapat 1 siswa menderita Anemia&diberikan obat TTD serta konseling. Intervensi selanjutnya yg dilakukan Pusk.Srandakan dr hasil skrining yaitu dilakukan penyuluhan tentang Gizi Seimbang kepada seluruh siswa SMP N 2 Srandakan pada hari Sabtu,11-11-2017 oleh dr.Maria Nova & Heni Dawati,S.Tr.Gz. Tujuannya agar semua siswa memiliki pengetahuan tentang Gizi Seimbang&dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari demi mencegah masalah gizi&kesehatan.

Kader Kesehatan Remaja (KKR) di SMA N 1 Srandakan

Pada hari Jumat,10-11-2017 bertepatan dg hr pahlawan telah dilaksanakan kegiatan pengukuhan&pembekalan Kader Kesehatan Remaja (KKR) di SMA N 1 Srandakan. Kegiatan ini merupakan inisiatif sekolah yg dimotori oleh Dra.Mimik Yuni Astuti sbg upaya regenerasi kader sebelumnya sehingga kegiatan UKS tetap berjalan di SMA N 1 Srandakan. Acara ini dihadiri oleh Puskesmas Srandakan yg akan membekali kemampuan kepada siswa meliputi kader Napza oleh dr.Fifi Sumarwati, kader Kespro oleh Tri Dewi Damasyanti,SKM, kader UKS oleh Lestariyaningsih,AMd.Kep & kader SEPEKAN oleh Heni Dawati,S.Tr.Gz. Siswa dibekali kemampuan dalam mendeteksi masalah, penanganan sementara, rujukan, pemantauan&administrasi yg diperlukan. Tujuan dr program ini untuk memandirikn sekolah dlm menanggulangi masalah kesehatan demi meningkatkn derajat kesehatan sekolah. ( Heni Dawati )


Posyandu Remaja Dusun Puron, Trimurti, Srandakan

Masalah anemia diKecamatan Srandakan sampai saat ini belum biza teratasi secara tuntas. Remaja putri merupakan usia yg rentan terkena anemia dikarenakan adanya datang bulan,body image&pola makan yg salah. Di dusun Puron,Trimurti, Srandakan remaja Karang Taruna sangat aktif dalam program kesehatan sehingga dibentuk Posy.Remaja dg 10 kader remaja yg menangani masalah Anemia,KEK,PTM&jiwa. Salah satu kegiatan remaja dlm intervensi Anemia adl minum tablet tambah darah (TTD) bersama stiap Minggunya. Kegiatan ini dimotori oleh kader remaja dg didampingi petugas Puskesmas. Adapun TTD pengadaan scr swadaya bukn dr pemerintah/puskesmas yaitu adanya donatur dr dokter praktik swasta (dr.Budi Nur Rokhmah). Tujuan kegiatan ini merupakan upaya promotif&preventif dlm rangka penanggulangan Anemia pd remaja. ( Heni Dawati )